Neo-Demokrasi
Headline Jatim Kesra

Wagub Emil Terima Mahasiswa WSU dan WSUI

Wagub Emil Dardak di hadapan mahasiswa Western Sydney University (WSU) dan Western Sydney University Indonesia (WSUI).

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa generasi muda harus ditempatkan sebagai mitra strategis dan pencipta bersama (co-creators) dalam pembangunan. Anak muda tidak lagi cukup hanya menjadi penerima manfaat (beneficiaries), tetapi harus terlibat aktif dalam merancang masa depan Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Wagub Emil dalam Leadership Dialogue on Youth Engagement and Regional Innovation bersama mahasiswa The Academy dari Western Sydney University (WSU) dan Western Sydney University Indonesia (WSUI) di Ruang Kertanegara, Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (7/9).

Mengangkat tema Empowering Young People to Shape East Java’s Future, dialog tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus penguatan jejaring antara mahasiswa internasional dan generasi muda di Jawa Timur. “Anak-anak muda tidak boleh berhenti sebagai penerima manfaat pembangunan. Mereka harus menjadi mitra strategis, pencipta bersama, bahkan arsitek pembangunan yang turut menentukan arah masa depan Jawa Timur,” ujar Emil.

Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda akan melahirkan innovation dividend, yakni manfaat pembangunan yang tumbuh dari kreativitas, inovasi, produktivitas, dan kolaborasi anak muda.

Emil mengatakan, kehadiran mahasiswa dari Sydney di Jawa Timur merupakan wujud nyata kolaborasi internasional yang dapat membuka jejaring bernilai strategis bagi pemuda lokal. Terlebih, mereka terhubung langsung dengan mahasiswa Western Sydney University yang menempuh pendidikan di kampus Surabaya.

“Mahasiswa dari Sydney datang ke Jawa Timur, dan ini menjadi sebuah jejaring yang sangat berharga. Mereka terhubung langsung dengan mahasiswa Western Sydney University yang menempuh studi di kampus Surabaya.” ujar Wagub Emil.

Menurut Emil, jejaring tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kepemudaan sekaligus perekonomian Jawa Timur. Semakin banyak mahasiswa internasional mengenal Jawa Timur, semakin terbuka pula peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di berbagai bidang.

Kolaborasi tersebut juga diperkuat melalui kerja sama antara Western Sydney University dan Universitas Brawijaya. Emil berharap kemitraan antarkampus tersebut terus berkembang dalam bentuk pertukaran pengetahuan, riset, inovasi, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

Guna menjawab tantangan transisi dunia kerja tersebut, Pemprov Jatim terus menguatkan kualitas SDM melalui program Jatim Cerdas, perluasan Beasiswa Pemprov Jatim, hingga kehadiran kampus internasional. Selain itu, program Youth Creativepreneur Centre (YC2) dan Millennial Job Centre (MJC) terus dioptimalkan untuk menghubungkan talenta muda dengan proyek industri serta mentorship profesional.(dan)

Related posts

Pembelajaran Daring yang tidak Sekadar tentang Nilai Bagus Semata

neodemokrasi

Siswa SMK Ikuti Program Magang Kerja Luar Negeri

Rizki

Toko Kue di Dukuh Kupang Dirampok, Alat-Alat Masak Raib

Rizki