Neo-Demokrasi
Headline Olahraga

Persebaya Muda Raih Juara, Pemkot Siapkan Fasilitas

Wali Kota Eri Cahyadi saat menerima audiensi dari offisial dan jajaran manajemen dan para pemain Persebaya KU 13, 15, dan 17.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang Persebaya Kelompok Umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun yang berhasil meraih gelar juara Piala Soeratin tingkat Jawa Timur. Prestasi ini, merupakan sejarah baru bagi pembinaan sepak bola di Kota Pahlawan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi saat menerima audiensi dari offisial dan jajaran manajemen dan para pemain Persebaya KU 13, 15, dan 17 di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Jumat (25/9).

“Saya matur nuwun (terima kasih) Persebaya kembali mengharumkan nama Kota Surabaya. Di Piala Soeratin, mungkin ini pertama kali dalam sejarah kelompok umur 13, 15, dan 17 juara bersama di tingkat Jawa Timur,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Untuk menyambut putaran nasional Piala Soeratin yang direncanakan berlangsung di Pahlawan, Pemkot Surabaya memastikan akan memberikan dukungan penuh dalam bentuk penyediaan fasilitas latihan dan lapangan pertandingan secara gratis tanpa biaya sewa bagi ajang pembinaan tersebut.

“Kami memberikan support penuh kepada PSSI dan pembinaan ini. Dengan lapangan latihan maupun lapangan pertandingan. Apalagi hari ini Persebaya bermain sebagai tuan rumah di Kota Surabaya. Kalau untuk PSSI tidak ada biaya sewa, karena Persebaya ini juara,” tegasnya.

Beberapa opsi lapangan berkualitas yang disiapkan Pemkot Surabaya di antaranya Lapangan Thor, Lapangan ABC, Gelora Bung Tomo (GBT), hingga Gelora 10 November. Teknis penggunaan fasilitas ini nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan PSSI dan manajemen Persebaya.

Selain dukungan fasilitas, Eri juga memacu semangat para pemain muda agar terus mempertahankan karakter khas Arek-Arek Suroboyo saat berlaga di tingkat nasional.

“Saya nitip untuk terus memberikan semangat kepada adik-adik semuanya. Terus main ngosek (semangat), terus main ngeyel (pantang menyerah), ini main di kandang kita di Kota Surabaya. Karakter Persebaya itu wani tempur. Semoga kelompok umur 13, 15, dan 17 Persebaya bisa menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara di kandangnya sendiri,” tandas Eri.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Amatir/Usia Muda Persebaya Saleh Hanifah menyambut baik dukungan serta pesan dari Wali Kota Surabaya, untuk menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh elemen tim.

“Apa yang disampaikan Pak Wali tadi betul-betul memotivasi kita semuanya, bukan hanya pengurus, tetapi juga seluruh tim. Saya berharap momen hari ini bisa diresapi oleh seluruh pemain, pelatih, dan manajemen,” tutur Saleh Hanifah.

Saleh menegaskan bahwa instruksi untuk bermain ngeyel dan ngosek siap diterapkan secara maksimal di lapangan oleh para pemain pada putaran nasional mendatang. “Tadi pesannya adalah wani ngosek dan wani ngeyel. Itu yang akan betul-betul kita terapkan kepada seluruh pemain. Mudah-mudahan harapan kita bersama untuk menyapu bersih gelar juara nasional di tiga kelompok usia ini bisa terealisasi dengan baik,” tegas Saleh. (ari/rd)

Related posts

Semen Indonesia Luncurkan Semen Hidraulis Pertama di Indonesia

Rizki

Pemkot Surabaya akan Lakukan Operasi Berantas Jukir Liar

Rizki

Semen Indonesia Bentuk Klaster Jagung di Rembang

Rizki