Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Bayi Dibuang di Lantai 2

Lokasi ditemukan bayi di lantai 2 rumah Sumaji.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Warga Jalan Ploso Timur III, Surabaya digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah tas belanja yang tergeletak di balkon lantai dua rumah milik Sumaji.

Dengan ditemukan bayi di balkon rumah lantai 2 tersebut, menimbulkan beberapa pertanyaan dan kecurigaan akan pelaku pembuangan adalah orang orang terdekat. Pasalnya, tempat kejadian penemuan  bayi berada di dalam rumah dengan pengamanan  pagar besi halaman dengan ketinggian 2 meter.

Penemuan bayi ini bermula ketika keluarga Sumaji mendengar suara mencurigakan dari arah balkon rumah sekitar pukul  03.30 WIB. Awalnya, suara tersebut dikira berasal dari anak kucing. Namun, setelah diperiksa, keluarga justru mendapati seorang bayi laki-laki di dalam tas tersebut.

“Awalnya saya kira suara itu suara anak kucing. Anak saya membangunkan saya karena mendengar suara aneh dari arah balkon lantai dua,” ujar Sumaji, pemilik rumah sekaligus orang yang menemukan bayi tersebut.

Sumaji kemudian memeriksa sumber suara dan menemukan sebuah tas belanja yang tergeletak di balkon. Karena tas terasa berat, ia membawanya ke bawah. Saat itu, ia melihat adanya tetesan darah dari tas tersebut.

“Saat saya periksa, tas itu terasa berat. Saya bawa ke bawah dan melihat ada tetesan darah. Setelah diperiksa bersama istri, ternyata isinya seorang bayi laki-laki yang masih hidup,” jelas Sumaji.

Sumaji mengaku tidak mengetahui siapa yang meletakkan bayi tersebut di balkon rumahnya. Ia menyebut rumah itu hanya ditempati oleh keluarganya dan tidak digunakan sebagai tempat kos. “Saya tidak tahu siapa yang meletakkan bayi itu di balkon rumah. Rumah ini hanya ditempati keluarga saya dan tidak digunakan sebagai tempat kos,” ungkap Sumaji.

Sementara itu, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri asal-usul bayi serta mengungkap pihak yang diduga meninggalkannya. Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Amirudin.

“Yang kurang masuk akal kalau memang yang membuang bayi adalah orang luar,kenapa susah susah membuang di lantai 2 sebuah rumah. Kenapa tidak dibuang ke depan pagar besi halaman rumah saja. Ini yang menjadi penyelidikan kita,” ujarnya, saat di lokasi kejadian.

Kini pihak Polsek Tambaksari masih melakukan penyisiran terhadap  rekaman kamera pengawas (CCTV) disekitaran tetangga pelaku. Hal itu merupakan petunjuk yang dapat membantu penyelidikan.

Di saat kejadian ternyata CCTV  rumah Sumaji tidak aktif. “Untuk CCTV yang terpasang di rumah Sumaji diketahui sedang tidak berfungsi. Kita pantau CCTV dari warga sekitaran kampung,” tambah Amirudin.

Sedangkan Kapolsek Tambaksari Kompol Didik Triwahyudi memberikan keterangan bahwa kasus ini sekarang ditangani oleh Satres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya. Silakan komunikasi dengan pihak sana,” ujarnya.(dan)

 

 

Related posts

Memasuki Pancaroba, Jatim Mulai Rawan Bencana

Rizki

Bupati Ikfina Pantau Gereja di Mojokerto

Rizki

1.238 Petugas PJB Siaga saat Nataru

Rizki