Neo-Demokrasi
Headline Kesra

Hadapi Banjir, Bupati Muhdlor Cek Rumah Pompa

Bupati Ahmad Muhdlor mengecek kondisi pompa, di Bozem Kali Rangkah

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kembali sidak untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Setelah sidak normalisasi sungai di Sukodono, kali ini Bupati Muhdlor mengecek kondisi sejumlah rumah pompa di sejumlah bozem, Minggu (12/9).

Bupati menuju sejumlah rumah pompa dengan naik sepeda atau gowes, berangkat dari Pendapa Delta Wibawa. Rumah pompa yang dicek, yakni di bozem Kali Karanggayam, Kali Bluru, bozem di Perumahan Bumi Citra Fajar dan bozem depan Lippo Mal.

Keempat bozem itu masih berfungsi dengan baik, tidak ada yang rusak. Termasuk rumah pompa di Kali Kutuk, Sidokare sudah dilakukan pengecekan oleh Dinas PU BMSDA dan sudah dilaporkan ke  bupati kondisi pompanya tidak ada masalah.

Namun untuk pompa penyedot di depan Mal Lippo Sidoarjo, Bupati Muhdlor minta ditambah satu lagi. Hal itu, untuk mempercepat penyedotan genangan air yang menutup jalan raya. Penyedotan harus cepat karen jalan depan Mal Lippo merupakan akses utama kendaraan menuju Sidoarjo barat dan arah sebaliknya menuju kota.

“Semua bozem sudah dicek dan semuanya berfungsi dengan baik. Antisipasi ini dilakukan untuk persiapan siaga banjir. Termasuk pompa depan Lippo, saya sudah instruksikan ke Dinas PU BMSDA agar ditambah satu lagi,” cetus Gus Muhdlor, panggilan karib Ahmad Muhdlor.

Kata Gus Muhdlor, meski semua sudah berfungsi dengan baik, namun ada bozem yang menurut dia, mesinnya masih kurang besar. Ini diketahui saat mengecek langsung di Kali Rangkah.  Bozem di Kali Rangkah ini fungsinya untuk menarik air kiriman dari barat.

“Kapasitas pompa penyedotnya bisa diperbesar lagi, atau ditambah satu lagi. Ini kan fungsinya menarik air supaya yang dari barat bisa lancar mengalirnya ke timur,” pungkas Gus Muhdlor.(dan)

Related posts

Lapas Delta Sidoarjo Gunakan Alat Pembayaran Nontunai

Rizki

Petrokimia Gresik Raih Tiga Penghargaan

Rizki

Pegowes di Sidoarjo Terjatuh lalu Meninggal

Rizki