Neo-Demokrasi
Headline Jatim Kesra

Emil Dardak Terpilih Lagi Jadi Ketua MES Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Wagub Emil Elestianto Dardak, dan undangan dalam pelantikan Pengurus Wilayah serta Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pelantikan dan Seminar Pengurus Wilayah serta Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur di Grand City Surabaya, Sabtu (26/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak resmi dilantik sebagai ketua umum PW MES Jawa Timur periode 2026–2031. Emil kembali dipercaya memimpin MES Jawa Timur setelah sebelumnya menjabat sebagai ketua umum periode 2022–2025.

Pelantikan Emil beserta 85 orang Pengurus Wilayah MES Jawa Timur dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat MES sekaligus Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Setelah prosesi pelantikan, Emil memimpin pembacaan ikrar seluruh pengurus yang baru dilantik.

Gubernur Khofifah menyampaikan selamat kepada Emil dan seluruh jajaran pengurus yang dilantik. Ia mengapresiasi dedikasi MES dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur. Secara lebih luas, Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 25,40 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa dan 14,34 persen terhadap perekonomian nasional.

“Dan perekonomian kita ini banyak ditopang oleh ekosistem halal, UMKM, dan produk pesantren. Maka, di Jawa Timur, kita memang sedang mengusahakan halal value chain yang terintegrasi,” katanya.

Bahkan, Jawa Timur di bawah kepemimpinannya dan Wagub Emil sebagai ketua pengarah dan ketua harian Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) telah banyak mencetak prestasi.  Salah satunya berbagai penghargaan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Juli lalu.

Sementara itu, sebagai Ketua Umum MES Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjelaskan, pihaknya berencana memberikan fokus lebih terhadap pemberlakuan sertifikat halal. Terlebih dengan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan meskipun produk mereka sebenarnya memang sudah halal.

“Kita berharap bahwa kapabilitas Jawa Timur ini dalam meraih sertifikasi halal bisa menjadi semacam motor penggerak. Salah satu yang sudah didorong adalah Halal Industrial Park yang mudah-mudahan bisa juga mendapatkan insentif fiskal sebagai sebuah KEK. Karena Halal Industrial Park ini jadi salah satu jalan kita untuk katalisasi pemenuhan-pemenuhan sertifikasi halal,” jelasnya.

Selain perhatiannya akan sertifikasi produk halal, Wagub Emil juga menyoroti dimensi keuangan syariah. Dikatakannya, masih banyak tantangan-tantangan praktis di lapangan yang diharapkannya bisa MES jawab bersama.  Tak lupa, Wagub Emil juga mengungkapkan apresiasi atas solusi dan dukungan dari semua pihak. Terlebih kepada Bank Indonesia yang berkenan untuk menjadi bagian inti dari MES.(dan)

Related posts

Raih Doktor Cumlaude, AHY Jadi Motivasi Kader PD

Rizki

Sebanyak 1.000 Pelajar Menari Remo Massal

Rizki

Sinergi Busana Batik dengan Praktisi Hukum

Rizki