
Probolinggo, NEODEMOKRASI.COM – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan bakti sosial yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial (Baksos) di Islamic Center Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan beragam bantuan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Probolinggo Muhammad Haris dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani hadir dalam kegiatan tersebut. Berbagai bantuan diserahkan kepada masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, keluarga rentan, perempuan, nelayan, pelaku usaha, hingga para pilar sosial.
Mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan, kegiatan ini menjadi wujud dukungan Pemprov Jatim terhadap perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan desa. Total alokasi bantuan untuk Kabupaten Probolinggo mencapai Rp19.631.296.500, yang bersumber dari APBD Murni 2026 sebesar Rp17.302.396.500 dan PAPBD 2026 sebesar Rp2.328.900.000.
Terdapat 16 item bantuan yang disalurkan melalui berbagai program dan perangkat daerah. Dukungan tersebut mencakup bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga pembangunan infrastruktur desa.
Penyalurannya juga melibatkan Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas PU Bina Marga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla), BUMD Jawa Timur, serta Baznas Jawa Timur.
“Doa kita, mudah-mudahan Allah anugerahkan kebahagiaan dan kebaikan untuk kita semua. Mudah-mudahan Allah bahagiakan kita. Bahagia dunia, bahagia akhirat. Allah anugerahkan keberkahan kepada kita semua. Barokah keluarga kita. Barokah rejeki kita. Barokah umur kita. Barokah Probolinggo. Barokah Jawa Timur. Barokah Indonesia,” ujar Khofifah.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu perangkat daerah yang terlibat aktif, baik dalam penyaluran bantuan maupun penyediaan layanan sosial. Salah satunya melalui stan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait pembaruan data bantuan sosial.
Dukungan perlindungan sosial juga diwujudkan melalui berbagai program bantuan, di antaranya Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan kemiskinan ekstrem, Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara, KIP PPKS Jawara, KIP KPM Jawara, serta Bantuan Tunai Fakir. Selain itu, disalurkan Bantuan Operasional (BOP) dan tali asih bagi para pilar sosial yang terdiri atas SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan Tagana.
Sementara itu, Baznas Jawa Timur turut memberikan dukungan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Bantuan tersebut meliputi zakat produktif, sarana usaha, bantuan fakir miskin, beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), renovasi rumah tidak layak huni, paket gizi untuk pencegahan stunting, khitanan massal, serta bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
Rangkaian Baksos juga menghadirkan beragam pelayanan langsung bagi masyarakat. Di antaranya khitanan massal, akad nikah massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, layanan psikososial bagi ibu dan anak, santunan anak yatim, serta pembagian paket gizi untuk pencegahan stunting.(dan)
