
Surabaya. NEODEMOKRASI. COM. Rapat paripurna istimewa yang digelar DPRD Jatim dengan agenda utama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto secara live dari Gedung MPR RI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Jumat (15/8/2025). pidato berdurasi cukup panjang itu mengundang berbagai komentar menarik. Salah satunya dari Dr Benjamin Kristianto MARS, anggota komisi E DPRD Jatim.
” Intinya beliau menyampaikan poin-poin penting. kesimpulannya bahwa kemerdekaan itu bukan hanya sebatas kemerdekaan sekarang. Tetapi kemerdekaan yang menciptakan seluruh rakyat Indonesia, kemerdekaan dari kemiskinan. Mereka para generasi muda harus mendapat pendidikan yang layak. Generasi muda itu juga harus mendapat pekerjaan yang layak. Sehingga mereka tidak hanya dibilang merdeka, tapi belum memiliki pekerjaan ataupun kehidupan perekonomian yang layak, kesejahterannyai,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa Bapak Prabowo mendekatkan kesejahteraan itu harus menjadi sasaran utama dalam kemerdekaan ini. Soal kemiskinan, lapangan kerja juga disampaikan. jadi salah satu program yang disampaikan Bapak i sudah jelas bahwa ada sekolah rakyat. Sekolah rakyat ini kan tujuannya adalah memberikan peluang pada orang-orang yang tidak mampu agar bisa tetap meneruskan pendidikan mereka. Jangan sampai karena faktor ekonomi, sehingga orang yang pintar tidak bisa meneruskan pendidikan. Kan kasihan, padahal anak itu berarti bibit emas sebenarnya, tapi karena faktor ekonomi dia tidak bisa meneruskan.
“Termasuk orang-orang yang gizinya kurang, berarti kan harus dibaikin untuk mencegah stunting. perekonomian, membuat UMKM, UMKM, termasuk bikin kooperasi-kooperasi juga, kooperasi desa, termasuk bikin pangan yang hidup, mandiri. Tadi juga disebutkan mau membuka beberapa fakultas kedokteran di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis. Jadi yang terjadi dalam sistem kesehatan, banyak sekali daerah-daerah terbencil yang di mana dokternya itu belum ada. Oleh karena itu,” jelasnya lebih detil.
“Beliau mengkonsepkan akan dibuka prodi khusus, yaitu prodi untuk kedokteran, baik umum maupun spesialis maupun subspesialis. Tujuannya agar menambah pelayanan kesehatan lebih maksimal. Harapan jadinya dokter. Harapan kami ya seperti tadi, bahwa benar-benar rakyat Indonesia merdeka secara utuh, dari merdeka artinya mereka bisa sejahtera secara utuh.
“Masyarakat Indonesia mendapatkan kehidupan yang layak. pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Ya seluruhnya, kesehatan secara holistik, artinya ekonominya, kesehatannya, pendidikannya, keluarganya. Semuanya terpenuhi secara layak. ” pungkasnya. (nora)
