Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Eri Cahyadi Sidak Pasar Murah dan Bagi Sembako

Gerakan Pasar Murah (GPM) dan pasar murah secara serentak di 31 Kecamatan Surabaya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya masih menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) dan pasar murah secara serentak di 31 Kecamatan Surabaya sampai 14 Maret 2026. Tujuan program ini digelar yakni untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, program GPM dan pasar murah sudah berjalan sejak Rabu (11/3). Untuk memastikan program ini berjalan baik, ia inspeksi mendadak (sidak) di dua titik lokasi sekaligus. Mulai dari Kantor Kelurahan Simomulyo Baru hingga di Balai RW 1 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. “Ini ada pasar murah yang kita lakukan selama empat hari, kita lagi sidak keliling apakah itu sudah berjalan atau belum,” katanya.

Dalam program tersebut, pemkot menyiapkan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok. Seperti beras, minyak, gula, bawang merah, cabai rawit, cabai merah besar, daging sapi dan ayam, serta masih banyak lainnya. Di pasar murah ini, warga dapat membeli berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat.

Menariknya, dalam sidak kali Eri bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani turut membagikan beras, minyak, dan gula secara gratis kepada warga yang hadir di lokasi GPM dan pasar murah. Eri menyebutkan, ada sekitar 100 kantong beras, 100 kantong gula pasir, dan 100 minyak goreng yang dibagikan gratis ke warga.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, setiap orang yang mampu memiliki kewajiban untuk berzakat. Maka dari itu, di kesempatan ini ia memberi contoh kepada warga yang mampu agar mau berzakat.

Cak Eri berharap, adanya program ini kebutuhan pokok warga selama menjelang Lebaran tahun ini tercukupi. Selain itu, ia juga menyampaikan imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok seperti beras dan bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu kenaikan harga, menjelang hari raya Idul Fitri mendatang.(dan)

 

Related posts

Forkopimda Mojokerto Renovasi Rutilahu dan Panen Raya

neodemokrasi

Pengusaha Properti Sidoarjo Sumbang 25 Ton Beras

Rizki

Ika Unair Sidoarjo Akhiri Baksos dengan Bincang Bareng dan Pembagian Bibit

Rizki