Neo-Demokrasi
Gaya Hidup Headline Jatim

Wagub Emil Dardak Dampingi Menpar Buka JFC 2026

Wagub Emil mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membuka Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026.

Jember, NEODEMOKRASI.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membuka secara resmi Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 di Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (26/7).

Yang spesial, pada gelaran JFC tahun ini, Wagub Emil bersama Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak dan sang buah hati, Lakeisha, turut ambil bagian dalam peragaan busana dan berjalan di runway.

Secara khusus, Emil menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan JFC yang telah tumbuh menjadi salah satu event internasional tahunan terbesar dan paling ikonik di Jawa Timur.

Ia menyebut, JFC bukan sekadar perhelatan fesyen dan karnaval, melainkan telah menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas. Sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif Jawa Timur kepada dunia.

“Saya selalu takjub karena JFC menjadi panggung bagi talenta-talenta kreatif di bidang fesyen. Terlebih melihat keragaman penampil maupun penontonnya. Pengerjaan kostum JFC juga selalu konsisten setiap tahunnya, sangat kreatif, dan terlihat dari detail-detail yang sangat diperhatikan,” kata Emil.

“Jember Fashion Carnaval luar biasa. Ini tidak hanya tentang kostum yang indah, tetapi bagaimana kreativitas, budaya, seni, dan semangat masyarakat Jember bisa menjadi kekuatan yang dikenal hingga tingkat internasional,” tambahnya.

Menurutnya, konsistensi JFC selama lebih dari dua dekade sejak tahun 2003 menunjukkan bahwa sebuah event yang lahir dari daerah dapat berkembang menjadi magnet pariwisata sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“JFC hadir sejak tahun 2003 dan menjadi pionir penyelenggaraan karnaval di Indonesia. Karena itu, kami percaya JFC merupakan salah satu sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Indonesia kepada dunia dengan cara yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Untuk itu, Wagub Emil optimistis JFC dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta pariwisata Jawa Timur. Menurutnya, kekuatan event seperti JFC terletak pada kemampuannya menggabungkan kreativitas lokal dengan daya tarik global.

Lebih menggembirakan, lanjutnya, JFC juga telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Hal tersebut semakin memperkuat posisi JFC sebagai event unggulan sekaligus mengangkat daya tariknya di kancah internasional.

“JFC yang kini masuk dalam Kharisma Event Nusantara menjadi contoh nyata bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa saling bersinergi dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Alhamdulillah, event ini juga mendorong pertumbuhan sektor kuliner, perhotelan, hingga UMKM,” ungkapnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana kreativitas yang lahir dari daerah bisa memiliki panggung dunia. JFC membuktikan bahwa dari Jember, dari Jawa Timur, kita bisa menghadirkan karya yang mampu menarik perhatian masyarakat internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan JFC yang telah memasuki tahun ke-24. Menurutnya, JFC telah menunjukkan eksistensi dan daya tariknya sebagai salah satu event pariwisata dan ekonomi kreatif berkelas dunia.

“Betapa megahnya JFC tahun 2026. Sudah 24 tahun telah berjalan dan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung JFC. Ini sangat luar biasa, gaungnya sampai New York hingga Paris, bahkan kontribusi JFC juga terlihat dalam ajang beauty pageant,” kata Widiyanti.(dan)

Related posts

Pameran Two Nations: a Friendship is Born, Refleksi Persahabatan Indonesia-Australia

Rizki

Siswi SMP yang Kabur Ternyata ke Rumah Teman Dekatnya

Rizki

Diduga Mabuk, Tiga Pria Tabrak Pohon, Satu Tewas

Rizki