
Gresik. NEO DEMOKRSI. COM--Reses perdana anggota Komisi A DPRD Jatim, DR Iiwan Achmad Zunaih digelar di Gedung Pertemuan Din Travel, Desa Bantutengah, kecamatan Panceng, Gresik. Dihadiri 140 warga masyarakat yang berasal dari latar belakang berbeda mulai guru, petani, pelaku UMKM, tokoh-tokoh masyarakat dan masyarakat umum.
Dalam kesempatan itu, Gus Iwan, panggilan akrab politisi NasDem itu mengatakan bahwa banyak aspirasi yang berhasil dihimpun yang nantinya akan dibahas lebih lanjut di DPRD Jatim terkait upaya realisasinys. Bagaimana apa yang menjadi aspirasi baik keluhan, permintaan bantuan untuk pembangunan desa mauoun usulan lainnya bisa terpenuhi.
” Ya, aspirasi bidang pendidikan, jadi keluhan terkait misalnya saat ini bagaimana mendidik anak itu di rumah itu secara baik itu sulit sekali. Karena apa? Karena anak sekarang itu sudah terbiasa dengan media sosial, sehingga kadang-kadang jiwa pun berontak. Jadi itu adalah tantangan terbesar yang dihadapi para pendidik, para stakeholder yang ada di lembaga pendidikan khususnya di lembaga pendidikan keagamaan.” ujar Gus Iwan
Untuk itu pihaknya berharap bagaimana menetralisir pengaruh budaya budaya yang berasal dari medsos agar tidak memberikan pengaruh kuat bagi anak.
“Perlu hadirnya pemerintah untuk ikut turun tangan selain memberikan program-program bantuan-bantuan secara fisik, materi dan lain-lain, perlu juga bantuan-bantuan seperti pelatihan untuk memperkuat pendidikan anak itu. Memberikan pelatihan-pelatihan seperti coaching ataupun pendampingan pendidikan.” tambah Gus Iwan.
Selain pendidikan, konstituen juga mengeluhkan kondisi jalan pusat (nasional) Daendels pantura di kawasan Panceng dan sekitarnya yang bermasalah sehingga sering memakan korban. Ini memprihatinkan masyarakat sehingga berharap akan segera ada bantuan perbaikan jalan.
” Ini jalan pusat tapi ya perlu juga kita sampaikan atau kita teruskan karena Apa yang perlu diperbaiiki, meski kondisi jalan sudah mulus tapi sempit. Pengguna jalan lebih banyak kendaraan besar besar, truk truk pengangkut distribusi batu batu kapur, sehingga perlu pelebaran sekaligus banyak jalan yang bergelombang naik turun. sehingga banyak laka, di daerah,” ujar sekretaris fraksi Nasdem DPRD Jatim ini.
” Sehingga masyarakat banyak yang merisaukan terkait masalah ini karena sempitnya jalan dan banyaknya kecelakaan yang terjadi . ” jelasnya.
“Aspirasi lainnya yang banyak muncul adalah terkait perekonomian, mahalnya harga harga sembako. Sementara di sisi lain sulit mengakses lapangan pekerjaanl, Sehingga ini juga perlu menjadi tanggung jawab dan PR yang harus sama-sama kita carikan jalan keluarnya” ujar anggota Komisi A DPRD Jatim ini.
” Bagaimana caranya, apakah penguatan di sistem UMKM-nya maupun masyarakat-masyarakat lain. Kerjasama dengan industri marufaktor. .Jadi ini tadi yang bisa saya lakukan selaku anggota DPR dan kewenangan yang kita miliki ya tentunya kami akan siap membantu insya Allah itu. Jadi membantu apa dari sisi yang pertama terkait masalah pengembangan UMKM yang mungkin berupa lapak, yang kedua itu akses-akses permodalan. Ketenagakerjaan tadi juga kita sampaikan dan insya Allah nanti kita akan mencoba untuk sounding kepada dinas tenaga kerja apakah itu di kabupaten atau di provinsi.” paparnya.
” Sementara ini, langkah konkret dan segera kita lakukan itu akan kita hadirkan, kita mediasi, kita pertemukan dengan pihak pemberi modal. atau pinjaman . Kita masih belum tahu juga nanti ya, coba kita sambung di situ. Siapa tahu nanti Disnaker juga tada akses peluang pekerjaan yang penting bisa kita share kepada masyarakat sekitar sini. “tambahnya.
Pihaknya juga berharap ,agar pemerintah, banyak-banyak membuka telinga . Dan keluhan-keluhan apa yang disampaikan oleh masyarakat karena sebenarnya dan hakikatnya banyak sekali permasalahan masyarakat yang belum terfasilitasi. Dengan adanya reses ini ia berharap pemerintah mau membukakan, membuka telinganya apapun yang berasal dari anggota DPRD yang saat ini serentak reses. Nanti bisa terakomodasi semuanya. Kemudian kepada masyarakat. Tentunya permasalahan seperti ini tidak hanya dirasakan masyarakat desa, Tapi hampir seluruh masyarakat se-Indonesia bahkan mungkin dunia . Karena kondisi perkembangan saat ini karena kondisi ekonomi yang kurang baik. . Jangan sampai himpitan masalah yang ada itu membua masyarakat mundur dan putus asa.
” Harus Ada semangat untuk selalu memperbaiki dan memperbaiki yang ada dan bisa meningkatkan atau memecahkan permasalahan bersama-sama. Dan yang kedua tentunya, ayo kita jalin kerukunan sekaligus. Apakah masyarakat dengan masyarakat, maupun masyarakat dengan pemerintah. Pemerintah dengan pemerintah. Harusnya pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pusat, itu selalu silaturahim dan selalu komunikasi. Sekaligus komunikasinya juga antara pemerintah itu dengan masyarakat itu semakin intensif . Sehingga di sini nanti klop, kita tahu persis masalah itu kemudian apa yang bisa kita memberikan ? Memberikan solusi agar tepat guna sekaligus tepat sasaran.
“Hari ini ada beberapa aspirasi lain, yakni sekolahan yang jumlah siswanya itu sudah banyak, tetapi tidak terakomodasi ruang kelasnya. Sehingga mereka meminta bantuan. Terus ada juga tadi itu yang meminta terkait masalah fasilitas peralatan laboratorium dan lain-lain. Juga pelatihan-pelatihan khususnya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru khususnya dalam rangka untuk bisa mendidik dan merawat anak-anak dengan baik. “(nora)
