
Sidoarjo. NEO DEMOKRASI. CO. Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda), program pinjaman yang ditawarkan BPR Delta Artha untuk pelaku UMKM di wilayah kabupaten Sidoarjo, merupakan pogram yang menjadi inisiatif Pemkab Sidoarjo untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan fasilitas pinjaman modal berbunga rendah.
Tujuan dan target Pemkab Sidoarjo adalah mendorong kemajuan UMKM dengan memberikan akses permodalan yang mudah dan terjangkau. Selain beban bunga rendah hanya sekitar 2% hingga 3% per tahun. Juga bonus BPJS Ketenagakerjaan sebagai perlindungan jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang iurannya dibayarkan oleh BPR Delta Artha.
Selain pelaku UMKM, juga termasuk usaha produktif di bidang pertanian dan perikanan. Selain pengajuannya sangat mudah, nominal pinjaman juga disesuaikan berdasarkan tingkatan kelas UMKM. Program permodalan ini menjadi salah satu motor penggerak bagi ribuan pelaku UMKM di Sidoarjo.
“Kami sangat senang akan pencapaian ini. Memang harus diakui bahwa selama peluncuran KURDA …ribuan UMKM kita sdh terbantu..dengan NPL yang sangat terkontrol.. Program permodalan ini menjadi salah satu motor penggerak bagi ribuan pelaku UMKM di Sidoarjo, ” kata M Afdhal Ihsan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo.
” Tentu saja harapan kami adalah program KURDA ini benar-benar mampu menjadi stimulan bagi UMKM penerimanya sehingga menjadi naik kelas.. Jadi yang sebelumnya usaha mikro naik jadi usaha kecil lalu menjadi usaha menengah sebagaimana target pemkab yaitu UMKM Sidoarjo naik kelas,” tambah politisi PKS ini.
“Karena itu kami mendorong semua instansi agar bersinergi untuk pencapaian target ini. Yakni, BPR Delta Artha sebagai penyuplai dana, instansi lain sebagai pendamping para UNKM ini dalam memanfaatkan KURDA yang diperoleh sebagai benar- benar bermanfaat untuk mendongkrak usaha mereka'”, harapnya.
“Kalau UMKM bisa berkembang lebih pesat, berdaya saing, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan, maka target terciptanya 20 ribu UMKM naik kelas Insya Allah bisa tercapai.” pungkasnya. (nora)
