
Surabaya. NEODEMOKRASI. COM. – Pasangan Calon Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta akhirnya reami mendaftarkan diri ke KPU Jatim. kawasan Kendnagsari pada Kamis, (29/8/2024) . Kedatangan pasangan Cagub-Cawagub yang diusung oleh PDI-P dengan kekuatan 21 kursi di DPRD Provinsi Jatim diantar oleh Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah dan Yunianto Wahyudi, Ketua Hanura Jatim serta seluruh bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang diusung PDI Perjuangan di tingkat kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.
Sejak keberangkatan dari kantor DPD PDIP Provinsi Jatim di kawasan Kendangsari, Surabaya, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur dari PDI Perjuangan, Tri Rismaharini (Bu Risma) dan KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) menuju KPU Jatim, diiringi suasana meriah dan penuh semangat sepanjang perjalanan. Sebelumnya Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini sempat mengunjungi untuk berziarah ke Makam Sunan Bungkul, Surabaya, pada Kamis sore. (29/8/2024).
Dengan Tagline Resik-Resik Jatim ini juga didukung oleh partai parlemen dan non parlemen, merupakan akronim dari Responsif, Efisien, Smart, Integritas, dan Konsisten. Pasangan ini berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang terbaik.
Dengan resminya Risma mendaftarkan diri ke KPU Jatim dipastikan persaingan memperebutkan kursi orang nomor satu di Jatim ini akan semakin kompetitif. Khofifah dipastikan menghadapi lawan sepadan.
Kedua kandidat masing masing memiliki latar belakang yang sama, yakni pernah menjabat menteri sosial, Khofifah di era presiden Gus Dur dan Risma menjadi menteri sosial periode 2020-2024. Jadi dipastikan memiliki kekuatan imbang untuk merebut kursi Jatim 1.
. “Ini memang kenal Gus Hans saat wawancara haji di Makkah. Ada yang jodohkan,” kata Risma menceritakan perkenalan dengan wakilnya usai pendaftaran di KPU Jatim.
Risma juga menambahkan bahwa mengemban amanah untuk maju di Pilgub Jatim merupakan amanah yang cukup berat.
“Bersama Gus Hans, saya Menteri Sosial ngurusi orang teraniaya. Saya Mensos tahu persis data di Jatim. Jadi lima tahun ke depan ditentukan mulai saat ini,” Jelasnya.
Risma menambahkan kembalinya dia ke Jatim saat ini sudah merupakan takdir. “Doa semua orang sehingga saya bisa kembali ke Jatim,” imbuhnya.
Sementara Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menyatakan bahwa kehadiran seluruh bacalon kepala daerah ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh kader PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan bersatu padu, bahu-membahu untuk mewujudkan kemenangan rakyat dan kemenangan partai dalam Pilgub Jawa Timur 2024.
“Kehadiran para bacalon kepala daerah ini bukan hanya sebagai pendamping simbolis, tetapi juga sebagai wujud nyata dukungan dan komitmen bersama dalam satu barisan PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan di Pilgub Jatim mendatang. Mereka ini paslon yang suah mendaftar di daerahnya masing-masing,” ungkap Sri Untari, Kamis (29/08/2024).
Bu Risma akan mengentaskan wong cilik, bersama wong cilik. Daerah terpencil akan disamakan, desa yang tertinggal jauh akan menjadi perhatian Bu Risma dan Gus Hans,” terangnya.
Untuk itu, Said Abdullah mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat untuk bersama-sama mengantar pasangan Risma-Gus Hans ke KPUD Jawa Timur. “Mari kita bersama-sama antar ke KPUD Jatim,” ajaknya dengan semangat.
Tri Rismaharini dan Gus Hans diharapkannya bisa membawa perubahan signifikan di Jawa Timur, dengan fokus pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(nora)
