Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Motor Sales Cat Disikat Maling di Karanggayam

Tayangan CCTV menunjukkan saat motor korban dicuri.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Aksi curanmor di Jalan Karanggayam No.49 kembali terjadi pada Selasa (8/7) malam. Sebelumnya, aksi curanmor terjadi di Jalan Karanggayam II berhasil diungkap oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kali ini aksi curanmor di tempat kejadian depan toko Jalan Karanggayam No. 49, berhasil terekam CCTV. Rekaman cctv terlihat dua pelaku mengunakan motor sarana Honda Vario 150 hitam.

Pelaku joki motor berbaju lengan panjang warna krem celana biru muda. Sedangkan pelaku pemetik motor mengunakan baju lengan panjang warna hitam celana panjang hitam. Keduanya mengunakan helm hitam.

Motor yang dicuri dua pelaku milik Faris Teguh Santoso, yakni Honda beat nopol AF 3567 VBX. Pria pekerjaan sebagai sales cat tembok mengetahui bahwa motornya raib satu jam setelah aksi pencurian tersebut.

Motor yang baru lunas angsuran merupakan sarana sehari-hari korban Faris Teguh Santoso untuk mencari nafkah. Korban melaporkan motornya yang hilang ke Polsek Tambaksari, juga menyertakan rekaman CCTV di tempat kejadian.

“Jadi setelah motor saya hilang kemudian saya meminta CCTV di TKP kepada Pak Rt. Terlihat plat nomor di motor pelaku. Lalu saya pagi harinya ke Samsat untuk mengecek identitas plat nomor motor pelaku. Setelah mendapatkan identitas motor itu, lalu saya lapor polisi,” ujarnya, Rabu (9/7).

Dari rekaman CCTV durasi 1 menit tersebut, satu pelaku mengawasi situasi sekitar. Sementara pelaku lainnya dengan cepat merusak kunci kontak dan membawa kabur motor.

Saat dikonfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, pihaknya masih melakukan penyelidikan, dan enggan berkomentar panjang. “Iya, iya masih kita selidiki,” ujarnya, Rabu (9/7).

Sedangkan dari informasi yang berhasil didapat Harian Bangsa, Unit Reskrim Polsek Tambaksari telah melakukan penggrebekan di rumah sesuai identitas nopol pelaku. Namun unit motor tidak ditemukan.

“Anggota sempat ke alamat Jalan Demak sesuai identitas STNK  motor pencurian, ternyata tidak ada kendaran Vario 150 cc. Yang ada hanya Honda PCX, dan ciri-ciri pelaku tidak ditemukan di rumah Jalan Demak. Itu pun telah dipastikan oleh anggota dengan menanyakan ketua RT,” ujar ETH.

Korban Faris juga mengharap Polsek Tambaksari untuk bisa membantu mengejar pelaku pencurian motor miliknya.  “Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelaku.  Ini sangat merugikan saya, karena motor ini sangat penting untuk pekerjaan saya,” pungkas Faris.(dan)

 

Related posts

DWP Surabaya Luncurkan Tas Anti-Flexing

Rizki

Ditinggal Mudik, Maling Sikat Sertifikat Tanah Masjid dan Aula

Rizki

Surabaya Vaganza 2025 Hadirkan Petualangan Dongeng bagi Wisatawan

Rizki