Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Polda Jatim Musnahkan 50 Kg Sabu serta 1 Juta Pil Koplo

Pemusnahan narkoba di Polda Jatim merupakan langkah menyelamatkan 1,2 juta masyarakat akan terhindar dari bahaya narkoba.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Ditresnarkoba Polda Jatim memusnakan barang bukti narkoba mulai dari jenis sabu sabu, ekstasi, karnopen, dan obat keras berbahaya (okerbaya) pada Rabu (8/7). Pemusnahan narkoba dengan jumlah untuk sabu-sabu total 49,054 kg, ekstasi 2860 butir, karnopen 1.077.850 butir,  dan okerbaya 5.688.600 butir. Total pemusnahan narkoba itu hasil dari kasus dengan 2 kali tahap.

Selama pemusnahan, hadir Kabid Humas Kombes Pol Jules Abbast, Dirresnarkoba Kombes Pol Robert Da Costa, BNNP Jatim, dan kabid Labfor Polda Jatim. Robert Da Costa mengatakan, pemusnahan narkoba yang dilakukan merupakan langkah menyelamatkan 1,2 juta masyarakat akan terhindar dari bahaya narkoba.

Selain memusnahkan barang bukti narkoba, Ditresnarkoba Polda Jatim juga mengungkap penangkapan pelaku peredaran narkoba selama 6 bulan terakhir sejak Januari-Juni 2025. Kasus yang berhasil diungkap terdapat 7 kasus dengan 7 tersangka, dan sejumlah barang bukti narkotika.

“Wilayah Jawa Timur masih menjadi destinasi atau marketplace yang cukup besar bagi para sindikat atau bandar narkoba. Baik jaringan domestik maupun internasional. Dimana kurun waktu 6 bulan mengungkap kurang lebih 3.000 kasus dengan tersangka 3800 orang,” tambah Robert Da Costa.

Kemudian, dari barang bukti tersebut apabila dikonversikan selama 6 bulan terakhir berhasil menyelamatkan kurang lebih 1,2 juta jiwa. “Ini perlu menjadi perhatian kita semua untuk bersama-sama sinergi membangun komitmen melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap narkoba demi menyelamatkan generasi muda Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, perang terhadap narkoba merupakan harga mati di Indonesia. “Peredaran narkoba merupakan masalah global yang kompleks. Tentunya melibatkan berbagai dimensi seperti kesehatan, keamanan sosial dan ekonomi,” kata kabid Humas Polda Jatim.

Kemajuan teknologi menjadi tantangan besar dalam mengungkap peredaran narkoba. Tentunya merubah pola distribusi, produksi, dan penyalahgunaan narkoba secara signifikan.

“Penyalahgunaan narkoba menjadi atensi Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang tertuang dalam Program Asta Cita. Selain itu, kapolri juga menegaskan kepada jajaran kepolisian untuk terus berperang dan menuntaskan penanganan. Pemberantasan narkoba termasuk pencegahan dan menutup semua celah yang memungkinkan penyelundupan narkoba,” tutup dia.(dan)

 

Related posts

Alvi, Pelaku Pemutilasi Pacet Peragakan 37 Adegan di Lidah Wetan

Rizki

Perempuan Indonesia Harus Pahami dan Peduli Kulitnya

Rizki

Sempat Viral, Eri Cahyadi Ikuti Budaya Sandur Madura

Rizki