
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pelaku pencurian sepeda motor di tempat kejadian Jalan Jagir Wonokromo atau Jalan Jagir Sidoresmo I, akhirnya tewas di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (17/8) malam. Pelaku pencurian motor yang diketahui bernama SA (24). Sebelum tewas, pelaku mengalami luka luka parah akibat dimassa oleh warga.
Kejadian pencurian tersebut bermula pada Senin (17/8) pukul 14.20 WIB. Pelaku SA melakukan pencurian motor Honda Beat warna putih merah dengan stiker hijau tahun 2015. Motor itu milik J yang saat itu diparkir depan usaha mebel miliknya di Jalan Jagir Wonokromo.
Pencurian yang dilakukan AS tidak berhasil. Pasalnya, saat motor berhasil dikuasai dan akan dilarikan, ternyata cakram rem ban depan motor digembok sehingga mengakibatkan AS terjungkal.
Hal itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP AKP Jodi Satya. Warga mengetahui bahwa yang jatuh terjungkal adalah AS sebagai pelaku pencurian motor, sehingga emosi dan membabi buta mengeroyok AS hingga kritis.
“Warga sekitar mengeroyok pelaku hingga babak belur. Adanya peristiwa itu kami dihubungi 110 lalu Unit Reskrim menuju tempat kejadian. Sesampainya di sana pelaku sudah tergeletak sehingga kami mengirimnya ke RS Bhayangkara Polda Jatim pada saat itu juga,” tambah Jodi Satya.
Usai menjalani serangkaian perawatan medis, SA dinyatakan meninggal dunia pada Senin (17/8) sekitar pukul 21.51 WIB. Ia disebut kritis lantaran mengalami pendarahan gegara dimassa warga Wonokromo.
Dengan tewasnya pelaku curanmor pihak Polsek Wonokromo menghentikan penyelidikan. Proses penyelidikan kasus itu ditutup, meski sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan. “Kasus itu sudah kami tutup (penyelidikan hingga penyidikan kasus curanmor),” kata kanit reslrim saat dikonfirmasi Selasa (18/8).
Polsek Wonokromo telah memeriksa tiga saksi, termasuk meminta keterangan korban. “Kalau saksi yang melihat dan pemilik motor juga sudah kami periksa semua. Untuk status motor milik korban sudah diambil karena pengajuan pinjam pakai,” tutupnya.(dan)
