Neo-Demokrasi
Jatim Politik Pemerintahan

Masyarakat Jorongan Keluhkan Banjir dan Dana Stimulan untuk Modal Usaha

Reses di Desa Jorongan, Leces, Probolinggo

Probolingggo. NEODEMOKRASI.COM. Program reses  hari pertama Ketua Fraksi  Nasdem DPRD Jatim H Muzammil Syafii   dilakukan di  Desa Jorongan Kecamatan Leces , Kabupaten Probolinggo. Dihadiri 150 orang yang terdiri dari para  pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat,  Kepala Desa dan seluruh perangkat desa dan masyarakat desa  Jorongan.  Acara dikemas  bersamaan  dengan peringatan maulid Nabi  besar Muhammad SAW dengan  pembacaan  sholawat dan Maulid Diba’ Barzanji.

Politisi  senior Partai Nasdem  ini  memberikan penjelasan terkait  tugas dan fungsi anggota DPRD  Jatim yakni,  fungsi legislasi, fungsi penganggaran dan pengawasan serta representasi, juga memaparkan  fungsi dan manfaat reses yang diselenggarakan saat ini. Pada kesempatan itu,  kedatangan wakil rakyat  yang dirasa sangat  langka, maka masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan  menyampaikan uneg uneg dan aspirasi. Mereka banyak mengeluhkan kondisi yang serba sulit akibat pandemi saat ini dan juga kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari hari.

Masyarakat juga mengeluhkan  meluapnya air hujan  akibat kendaraan yang melintas di jalan tol dan memicu terjadinya  genangan air  dan banjir  akibat  ketiadaan gorong gorong yang mengatur sirkulasi  air. Kondisi banjir sangat menghawatirkan karena air sampai masuk ke rumah rumah warga Jorongan.  Sehingga  masyarakat  Jorongan melalui Kepala Desa  meminta bantuan agar segera dicarikan solusinya. Apakah nantinya pihak manajemen  Jalan Tol akan membangunkan gorong gorong  untuk menampung luapan air ataukah solusi lainnya,  yang penting akan ada  tindakan riil untuk mengatasi problem banjir yang menimpa warga  Jorongan.

Kedua,  mayoritas masyarakat  Jorongan  yang menggantungkan hidupnya darikegiatan   500 UMKM terkena dampak pandemi cukup parah. Sehingga  sebagian besar akhirnya  gulung tikar dan tak berpenghasan. Untuk itu, mereka berharap ada bantuan stimulasi dana atau pinjaman lunak dari perbankan  agar  punya cukup modal untuk berkegiatan usaha kembali.  Dengan adanya bantuan ini nantinya mereka bisa bekerja kembali, memiliki kemampuan untuk menafkahi keluarga dan membiayai  sekolah anak anaknya.

Kegiatan reses ini diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh pengasuh ponpes di Jorongan, KH Abdur Rohim Muhaimin.(nora)

Related posts

Accessina Dukung FAJI Jombang Gelar Latgab Arung Jeram

Rizki

Betonisasi Jalan Beciro Dimulai

Rizki

Capaian Level Lamongan Berkat Sinergitas 3 Pilar. Kesadaran Masyarakat, Vaksinasi dan Pemerintah

neodemokrasi