
Sidoarjo. NEO DEMOKRASI. COM–Reses titik pertama Dra Anik Maslachah M.Pd digelar di aula Al Maslachah, Sukodono, Sidoarjo. Fokus pada Materi pendidikan yang dihadiri 140 orang terdiri dari wali murid dan masyarakat umum yang mayoritas ibu ibu dari wilayah .kecamatan Sukodono.. Menghadirkan 2 narsum fasilitator pendidikan nasional yakni Dr Achmad Hanif Azyhar dan Wiwik Indahwati M. Pd, yang juga kepala sekolah SD Al Maslachah.
Fokus materi yang diipaparkan terkait pendidikan intinya bagaimana pemantapan sukses TKA untuk mencetak anak yang memiliki keunggulan. Anak yang mampu memiliki daya saing sehingga ke depannya ia akan memiliki kemampuan kompetitif memenangkan persaingan.
“Karena fakta numerasi pendidikan anak Indonesia ini sangat lemah di Indonesia diantaranya adalah matematika, Bahasa Indonesia baik tingkatan SD SMP SMA sehingga saya butuh mempersiapkan generasii yang akan mengisi Indonesia Emas tahun 2045 . di mana yang kita butuhkan adalah generasi-generasi yang berkualitas, mandiri dan berdaulat, ” Jelas politikus senior PKB ini
” Maka bersama-sama dengan masyarakat, kan pilar keseluruhan pendidikan itu yakni. pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Maka ketiga elemen ini harus berkolaborasi. intinya seperti itu target yang ini dicapai, menghasilkan, menciptakan lulusan-lulusan yang memang target kami adalah lulusan-lulusan sekolah ini iya menjadi anak yang berkualitas, ” ujar Ketua Komisi B, DPRD Jatim ini.
” Ya. mencetak generasi .yang punya skill, skill kognisinya bagus, IQ-nya bagus karena dari data beberapa literatur. Bahwa di tahun 2026 ini dari World Population Review bahwa IQ anak Indonesia itu 89,96. Peringkat 131 dari 142, maka kalau dianggap rata-ratanya itu kategori mana? Low, kategori di bawah rata-rata. Inilah kemudian di reses saya penting untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bagaimana memenuhi nutrisi esensial. Siappaun aja harus mulai menggiatkan stimulasi kognitif, termasuk memberikan batasan waktu untuk gawai, gadget, kemudian meningkatkan lingkungan yang minim gangguan.” tambahnya.
Ditambahkannya bahwa sekolah di Yayasan Al Maslachah sy sudah memiliki sarpras yng cukup untuk menunjang pendidikan anak bisa maksimal. Lembaga pendidikan yang sudah berdiri sejak tahun 2013 juga sudah mengimplementasikan pola pembelajarannya cukup adaptif termasuk digitalisasi. .
“Kami berencana membangun sarplas untuk melengkapi kebutuhan siswa di Yayasan Al Maslachah, yang kedua nantinya alumni punya kapasitas menjadi anak yang bermanfaat menyongsong 2045. Ada 3 faroabel yang menetukan yakni mandiri, sejahtera dan berdaulat yang akan menjadi bekal dan modal utama sukses ke depan.
Menurutnya, pendidikan yang baik adalah formulasi pendidikan untuk siswa yang tidak hanya memiliki nilai akademik yang baik, namun juga keseimbangan karakter, kemandirian emosional dan kesehatan fisik. Ketua Komisi B DPRD Jatim ini juga mengatakan bahwa ada 3 pokok yang menentukan sukses pendidikan, yakni pemerintah, masyarakat dan lembaga pendidikan.
Lebih jauh Anik juga mengingatkan pentingnya aktifitas ngaji bareng, hal ini diperlukan untuk menunjang stimulasi anak i agar lebih aktif merangsang pertumbukan otaknya dengan aktifitas produktif seperti membaca buku buku cerita yang disukai. Termasuk aktif berineraksi verbal. Sehingga ke depan “Alumni Al Maslahah punya differensial tinggi, memiliki keunggulan yang berbeda, yang bermanfaat bagi masyarakat..
Pada reses kali ini narsum pertama yakni Dr Hanif Azyhar menjelaskan pemahaman dan fakta penting soal TKA ( Tes Kemampuan Akademik), terkait standart nasional, capaian akademik murid, potensi karakter, dan masa depan anak, mengukur penguasaan konsep dan penerapannya. Sementara narsum keda yang juga Kepala Sekolah SD Al Maslachah, Wiwik Indahwati M. Pd mengatakan bagaimana mengoptimalkan pendidikan sehingga lulus SD ada hasilnya. Mampu mencapai TKA yang bauik serta berkemampuan memiliki skill yang lain.
Di titik reses reses berikutnya, pihaknya juga mengundang komunitas. pertanian dan perikanan juga beberapa komunitas-komunitas lainnya untuk dilibatkan agar bisa menjaring aspirasi sebanyak banyaknya . ( nora)
