Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Berawal Cekcok, Debt Collector Diduga Tusuk Leher Pemobil

Masyarakat ikut melakukan pencarian kepada pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan yang meloncat ke Sungai Panjang Jiwo.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Warga di Jembatan Panjang Jiwo, Gubeng, Surabaya ricuh. Pasalnya, terjadi aksi pengeroyokan dilakukan oleh empat pria. Mereka diduga berprofesi sebagai debt collector (DC) yang melakukan penganiayaan terhadap dua pria pengendara mobil.

Aksi yang terjadi pada Kamis (29/10) pukul 23.00 WIB bermula dengan kesalahanpahaman pengguna jalan, hingga aksi kejar- kejaran antara dua mobil. Satu mobil ditumpangi oleh empat pria yang diduga DC, dan mobil satunya di tumpangi oleh dua pria, yaitu Reki Darmaji  warga Sutorejo Selatan dan MAH.

Dwi Susanto, warga Gubeng memberikan keterangan bahwa pada saat itu terlihat pengendara kedua mobil cekcok. Terjadinya cekcok awal di perlintasan rel kereta api Jalan Jagir atau sekitaran Manga Dua.

“Jadi setelah pengendara kedua mobil saling olok sambil membuka kaca, kemudian terjadi kejar-kejaran. Saat saya melintas di Jembatan Panjang Jiwo, saya menemukan kedua mobil itu lagi. Tapi terjadi saling pukul dan terlihat ada yang berdarah,” ujar pria pengendara motor itu, Jumat (30/10).

Salah satu pria mengalami pendarahan setelah lehernya ditusuk mengunakan gunting oleh satu satu DC. “Saya melihat sekilas bahwa setelah pria ditusuk gunting oleh orang yang berperawakan bukan dari Jawa, lalu juga melakukan pemukulan di kaki pria tersebut. Infonya sampai mengalami patah tulang,” tambah Dwi Susanto.

Setelah empat DC melakukan pemukulan kepada Reki Darmaji, mereka kembali melakukan pemukulan terhadap MAH hingga mengalami luka lebam di wajah. MAH sempat berteriak meminta tolong kepada warga dan pengguna jalan, bahwa dirinya dan temannya Riki Darmaji dianiaya DC. Korban Reki Darmaji dilarikan ke RS Eka Candra Rini, Rungkut, Surabaya.

“Jadi saya mengajak masyarakat untuk menangkap orang luar pulau itu yang menganiaya dua orang. Jadi masyarakat berhasil mengamankan dua orang DC, dan satu orang nekat meloncat ke kali Panjang Jiwo dan satunya lagi melarikan diri,” tutupnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro memberikan keterangan terbatas. “Benar kami telah mengamankan pelaku pemukulan, tapi untuk kelanjutan pemeriksaan dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya. Kami dari pihak polsek belum bisa memberikan keterangan secara detail karena khawatir salah,” ujarnya, Jumat (30/10).

Sedangkan pelaku pengeroyokan yang melompat ke kali Panjang Jiwo sejak Kamis malam hingga kini Jumat siang, pihak BPBD Surabaya masih melakukan pencarian.

Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Surabaya Arif Sunandar mengatakan, Jumat pagi, pihaknya melakukan penyisiran di permukaan menggunakan dua perahu. “Sampai pukul 08.00 WIB belum ada tanda tanda ditemukan. Ciri-ciri orang yang lompat ke kali sekitaran berusia 24 tahun, kulit putih rambut cepak, tinggi, kurus, pakai celana panjang hitam,” ujar Arif Sunandar.(dan)

Related posts

Kapolda Jatim Cek Lokasi Satu Abad NU di GOR Delta Sidoarjo

Rizki

Komisi III DPR RI Cicipi Semur Daging

Rizki

Perolehan Emas ITS Melonjak pada Gemastik XVII 2024

Rizki