Banyuwangi, NEODEMOKRASI.COM – Sandiaga Salahudin Uno, pengusaha nasional sekaligus pendiri gerakan kewirausahaan OK OCE, siap menjadi mentor dalam program Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas. Program ini diusung calon bupati Banyuwangi nomor urut 02 Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.
Kesiapan menjadi mentor program itu disampaikan Sandiaga Uno, saat berdiskusi bersama Ipuk Fiestiandani dengan tema Strategi Membangun Imunitas UMKM di Masa Pandemi Covid-19. Acara ini digelar dengan memadukan luring dan daring sesuai protokol kesehatan di Banyuwangi, Rabu (14/10).
“Bu Ipuk punya program UMKM Naik Kelas. Keren sekali dan ini program yang tepat di tengah pandemic. Langsung menjawab kebutuhan usaha rakyat. Saya akan terjun sendiri untuk memberikan pendampingan untuk mendukung program UMKM Naik Kelas bersama Bu Ipuk,” katanya.
Sandiaga mengatakan bahwa salah satu kontribusi nantinya adalah bersama para jaringan pengusahanya. BaikĀ yang sudah sukses dari Banyuwangi maupun luar daerah ini. Mereka melakukan pendampingan pelaku UMKM arus bawah dengan mentoring, serta melakukan reseller dan drop shipper atau pemasaran dari bagi produk-produk UMKM di Banyuwangi.
“Nantinya dengan pendampingan bersama para pengusaha yang sudah besar, akan melakukan drop shipper dan reseller produk UMKM Banyuwangi, agar bisa dijual ke luar Banyuwangi bahkan ke luar negeri. Saya akan membantu,” kata Sandiaga.
Ia mengemukakan, UMKM merupakan 97 persen penyumbang lapangan pekerjaan. Karena itu, di momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) seperti ini, dibutuhkan kepala daerah yang memiliki kepedulian terhadap UMKM. Apalagi dalam kondisi masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Sandiaga Uno menyampaikan Banyuwangi saat ini sudah semakin berkembang. “Maka apa yang sudah diraih Banyuwangi bisa dilanjutkan, jadi harus berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, dalam 10 tahun menjadi ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) turut terlibat dalam pengembangan UMKM di Banyuwangi. Dia mengaku mengetahui cara dan program apa yang bisa digunakan untuk meningkatkan UMKM.
“Karena itu kami mengusung program UMKM Naik Kelas. Target tahun pertama adalah membawa 10.000 UMKM naik kelas. Gol dari program ini adalah peningkatan pendapatan UMKM sekaligus perluasan lapangan kerja dari UMKM-UMKM yang terus ekspansif,” kata Ipuk.
Dia mengatakan, yang dibutuhkan di masa pandemi ini masalah menggerakkan ekonomi arus bawah, yaitu UMKM. Dalam konsep UMKM naik kelas, setiap UMKM bakal mendapatkan berbagai fasilitas.
Mulai pelatihan manajemen bisnis, akses modal bersubsidi, alat bantu produksi, sertifikasi (PIRT, halal, BPOM, dan sebagainya), pelatihan manajemen keuangan, pelatihan pemasaran daring, branding (termasuk kemasan), fasilitasi pemasaran (business matching, dukungan marketplace nasional, dan lainnya), dan sebagainya.(dan)
