Neo-Demokrasi
Ekbis Headline

Bank Jatim Raih Indonesia Top Bank Awards 2021

Penghargaan yang diterima Bank Jatim.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM  – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus melaju mengukir prestasi. Kali ini dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan The Iconomics. Bank Jatim berhasil meraih title Indonesia Top Bank Awards 2021 dalam kategori Bank Buku 3.

Hal ini karena Bank Jatim menyikapi pandemi ini sebagai sebuah tantangan dan peluang untuk terus tumbuh dan berkembang. Serta memberikan stimulan positif terhadap perekonomian di Indonesia.

Hingga menjadi dasar bagi The Iconomics Research and Consulting dalam menetapkan Bank Jatim sebagai penerima Penghargaan Indonesia Top Bank Awards 2021 kategori Bank Buku 3.

Terdapat beberapa aspek yang digunakan dalam metodologi penilaian. Seperti tingkat kesehatan bank, profitabilitas (ROA, ROE, income, net interest income), kualitas aset (NPL), likuiditas (LDR, deposit growth), efisiensi (BOPO, NIM), dan permodalan (CAR)

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman yang hadir secara virtual menyampaikan terima kasih  atas penghargaan yang telah diberikan oleh The Iconomics kepada Bank Jatim.

“Kami berharap dengan diperolehnya penghargaan ini, semakin memicu kami, terlebih dengan situasi pandemi semacam ini. Menjadi lebih responsible, agile, dan adaptive terhadap bagaimana kita menangkap tantangan dan peluang yang ada. Sehingga bisnis sektor keuangan bisa tetap tumbuh, menguntungkan, dan sustainable,” jelas Busrul.

Menurutnya, hal ini tak lepas dari support seluruh stakeholder dan shareholder serta kerja sama berbagai pihak. Terutama para nasabah serta karyawan Bank Jatim. “Semoga support dan kerja sama ini dapat terus berlanjut ke depannya sejalan dengan visi dan misi dari Bank Jatim,” pungkasnya. (dan)

 

 

 

 

Related posts

Huawei Seri P40 Memaksimalkan Fotografi dan Bermain Game

neodemokrasi

Sukseskan Program Vaksinasi Bersama Sektor Jasa Keuangan Jatim

neodemokrasi

Astra Peugeot Mengajar, Mempertegas Komitmen ke Masyarakat

neodemokrasi