Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Salah Pergaulan, Ikut Pesta Sabu di Hotel, Digerebek Polisi

Penggerebekan di sebuah di Jalan Taman Cokroaminoto oleh polisi.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Empat pria dan satu perempuan ditemukan polisi sedang bersama pelajar perempuan ABG inisial RAB (15) di sebuah hotel di Jalan Taman Cokroaminoto, Tegalsari. Selama penggrebekan enam orang (4 laki-laki 2 perempuan), tertangkap basah sedang pesta sabu.

Kelima tersangka selain RAB antara lain, laki-laki berinisial RH (22), DA (23), RAF (18) dan RH (21), dan wanita dewasa berinisial LZV (20). Ternyata salah satu perempuan yang ditemukan adalah pelajar yang telah hilang  selama 19 hari .

Barang bukti yang ditemukan dalam penggrebekan berupa pipet-pipet kaca dan 6 poket berisi sabu-sabu. Penggrebekan dilakukan oleh Unit PPA Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tegalsari.

Sedangkan RAB dilakukan pembinaan di Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya.

“Untuk pelajar dibina dan didampingi DP3APPKB atas permintaan orang tuanya. Semula akan direhabilitasi di rumah aman, namun pihak orang tua tidak berkenan. Untuk pelajar yang masih umur 15 tahun itu mengaku bahwa dirinya tidak pulang karena terpengaruh oleh 5 teman-temannya,” ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanti Naiggolan, Selasa (24/6).

Selama pemeriksaan, RAB mengaku tidak dipedayai oleh teman laki-laki maupun perempuan. “Selama tidak pulang itu RAB makan ikut teman wanitanya. Hasil pemeriksaan dirinya tidak diperjualbelikan untuk prostitusi. Hanya bersenang-senang mengunakan sabu sabu,” tambah Rina Shanti Nainggolan.

Sedangkan untuk penyebab RAB meninggalkan rumahkarena salah pergaulan. “Anak gadis ini memang kerap melawan saat ditegur keluarga. Hal itu dikarenakan setelah perceraian kedua orang tua, sang ibu nikah lagi dan tinggal dengan sang ayah. Selain itu, kurang pengawasan,” jelas Rina.

Kanit PPA Iptu Edi Octavianus Mamoto menyebut tidak ada bukti kuat dugaan TPPO. Ia menjelaskan bahwa Unit PPA sempat ikut menangani kasus ini. Bermula dari laporan anak hilang dari ayah RAB, yaitu FA (44), sejak 28 Mei 2025. Setelah 19 hari dilakukan pencarian, anggota dari Polsek Tambaksari mendapati RAB sedang berada di sebuah hotel di kawasan Tegalsari. Karena posisinya di sebuah penginapan, PPA turun tangan untuk menyelidiki kemungkinan RAB menjadi korban kekerasan seksual.

“Aktivitas selama hilang adalah main keluyuran sama teman-temannya. Karena sama sekali tidak ada bukti ke arah TPPO, jadi 5 tersangka kami sepenuhnya sekarang ditangani Satresnarkoba,” ungkapnya.

Dari penanganan yang dilakukan oleh Satnarkoba, empat laki-laki yang tertangkap basah saat pesta sabu, polisi menetapkan 2 laki-laki berinisial RAF (18) dan RH (21) menjadi tersangka karena diketahui menjadi bandar.  Sedangkan 2 laki-laki lain berinisial RH (22), DA (23), dan 1 wanita dewasa LZV (20) direhabilitasi karena hanya sebagai penguna.((dan)

 

Related posts

New Peugeot 2008 Jadi SUV Terbaik di Ukraina

Rizki

Diduga Begal, Dihajar Massa diRaya Suko

Rizki

All Around the World, Livin’ Kini Hadir di Luar Negeri

Rizki