Neo-Demokrasi
Jatim

Jamur Enoki Masih Beredar di Pasar Baru Porong

Jamur enoki masih dijumpai di pasaran.

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) meminta pelaku usaha (importir) menarik dan memusnahkan jamur enoki yang beredar di Indonesia. Namun jamur dari Korea Selatan tersebut masih beredar di Pasar Baru Porong, Sidoarjo.

Para pedagang mengaku belum mengetahui bahwa jamur tersebut menyebabkan penyakit listeriosis. Sehingga jamur tersebut harus ditarik dan dimusnahkan.

Salah seorang pedagang prancangan di Pasar Baru Porong, Tutik (53), mengaku mendapatkan jamur impor tersebut dari agen pedagang buah-buahan. Setiap boks yang ia beli berisi 50 bungkus jamur enoki dengan harga Rp 230 ribu.

“Di Pasar Baru Porong masih banyak pembeli yang membutuhkan. Kami sendiri tidak mengetahui bahwa jamur tersebut dilarang beredar,” kata Tutik, Jumat (26/6).

“Kami dapat dari agen pedagang buah-buahan dengan harga satu boks Rp 230 ribu berisi 50 pieces. Kemudian saya jual tiap pieces dengan berat 1 ons seharga Rp 6 ribu,” tambah Tutik.

Pedagang lainnya, Mariyati (52) juga mengaku berjualan jamur Enoki setiap hari. Selain mudah didapat, banyak pembeli yang mencarinya. “Saya masih menjual tapi tidak terlalu banyak. Karena setiap hari masih banyak pembeli yang mencari,” kata Mariyati.(dan)

Related posts

Bank Jatim Salurkan Bantuan ke Pemkot Batu dan Pemkab Jember

neodemokrasi

Bank Jatim Raih Penghargaan  Kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan  dari Detik.com 

neodemokrasi

Pemkot Surabaya Nekat Bersihkan Kali Perbatasan

Rizki