Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

H Warih Andono SE: “Wisata Bahari Lumpur Lapindo Potensi Destinasi Wisata Tapi Pemkab Sidoarjo Tak Punya Wewenang Terkait Pengembangannya”

H Warih Andono SE, Politisi Golkar DPRD Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo. NEO DEMOKRASI. COM–Sudah 16 tahun berlalu sejak peristiwa bencana lumpur Lapindo. Saat ini lokasi awal bencana ini sudah dirombak sedemikian rupa sehingga potensi untuk menjadi destinasi wisata Tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, semakin terbuka lebar.  Kemana dan ke arah  mana perkembangan lumpur lapindo ini akan dikembangkan jika melihat ambisi  Sidoarjo untuk menjadikannya destinasi pariwisata  yang menjanjikan di masa mendatang.

Melihat hal ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H Warih Andono SE mengatakan bahwa karena persoalan  kepemilihan area lahan Lapindo adalah milik pusat maka pemerintah kabupaten Sidoarjo, tidak punya wewenang  apaun untuk cawe cawe terkait program pengembangan lumpur lapindo. Pengelolaan  Tanggul Lumpur Lapindo  sepenhnya wewenang pusat.

Meskipun,  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, apalagi posisi Lumpur Lapindo Timur mendorong pengembangan potensi wisata itu apalagi lokasi Lumpur Lapindo  berdekatan dengan wisata bahari lainnya, yakni  kawasan Tlocor, Kedungpandan, Sidoarjo, Jawa Timur.  Sehingga strategis untuk dijadikan destinasi wisata kawasan yang dituju.

” Memang Tanggul Lumpur Lapindo memiliki potensi besar untuk menggaet pariwisata. Meskipun saat ini mengalamai masalah terkait bagian pinggiran tanggul yang ambrol. Tapi memang kalau lumpur lapindo itu kita pemerintah daerah tidak berani menyentuh. Pertama karena bukan aset pemerintah daerah. Yang jelas kalau bukan aset pemerintah daerah, maka keuangan daerah pun juga tidak bisa dipakai untuk pembangunan. Untuk pengembangan wisata itu bukan milik pemerintah daerah. Pelaksanaan kegiatan Pembangunannya itu Pemerintah daerah tidak punya kewenangan Tidak juga mendanai. Tidak bisa menggunakan dana dari APBD.. Itu persoalannya menjadi kendala, kendala istilahnya beban pengembangan tidak menjadi tanggung jawab pemerintah. ” jelas H Warih Andono SE

Sebelumnya, untuk menikmati wisata di area lumpur lapindo pengunjung bisa memanfaatkan wisata dengan menggunakan perahu menuju ke Pulau Lusi.

Petjembangan lumpur lapindo menjadi area wisata diharapkan tidak hanya memajukan perkembnagan wisata Lapindo sendiri namun juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan industri yang nantinya bisa mengangkat perekonomian warga sekitar,. Di sebelah lumpur lapindo ada desa Jabon yang bisa dijadikan sebagai salah satu lokasi yang memiliki potensi wisata yang menarik. Juga potensi wisata  berdekatan  yang ada di wilayah Tlocor ini yang wilayahnya merupakan muara dari Sungai Porong,.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mendukung pengembangan wilayah pesisir timur, terutama yang ada di Kecamatan Jabon yang belum bisa tergarap dengan baik. Potensi-potensi yang ada di desa-desa Kecamatan Jabon ini bisa terus dikembangkan. Terutama wilayah pesisir dan juga wisata lautnya,

Sidoarjo juga memiliki lahan pertanian dan perikanan sekitar 15 ribu hektae dan dari jumlah tersebut banyak pantai yang direklamasi untuk dijadikan tambak. Potensi yang dimiliki desa-desa yang ada di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo, mulai dari potensi investasi, pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, budaya. Sidoarjo kaya akan hasil bumi, tradisi dan budaya masyarakat, hingga peluang investasi yang sangat menjanjikan, sehingga layak untuk dikembangkan leboh baik lagi.(nora)

Related posts

Persatuan Pedagang Sapi Dan Kambing Dorong Gus Fawait Maju Pilkada Jember

neodemokrasi

Tingkatkan Peluang Ekspor, Mitra Binaan Bank Jatim Ikuti IFEX 2025 

neodemokrasi

Program Percepatan Vaksinasi Ponpes Bersama NasDem

neodemokrasi