
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Tradisi brayakan kembali mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Surabaya. Sekitar 1.400 anggota dan keluarga besar TP PKK Kota Surabaya mengikuti Gebyar Hari Besar Islam bertajuk PKK Bersalawat, Meraih Cinta dan Syafaat Nabi Muhammad” di Convention Hall Surabaya, Rabu (2/9).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.233 barang berupa perlengkapan rumah tangga, makanan ringan, dan sabun dibagikan kepada peserta. Tradisi brayakan menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak cukup hanya dimaknai dengan bersalawat, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kejujuran, kepedulian, toleransi, dan keberanian memperbaiki sesuatu yang tidak benar.
“Kalau kita ingin mendapatkan cinta Rasulullah, tidak cukup hanya banyak bersholawat. Kita juga harus berusaha meneladani akhlak beliau, menjaga persaudaraan, menyayangi sesama, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Surabaya yang selama ini menjadi kekuatan pembangunan kota. Pemkot Surabaya, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian masyarakat.
“Surabaya tidak mungkin menjadi kuat kalau hanya dibangun oleh pemerintah. Surabaya menjadi kuat karena masyarakatnya saling membantu, saling menjaga, dan saling peduli,” ujarnya.
Karena itu, Eri mendorong kader PKK menjadi penggerak pembangunan yang aktif hingga tingkat lingkungan. Kedekatan kader dengan warga dinilai dapat membantu pemerintah memastikan berbagai program berjalan tepat sasaran, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan kemiskinan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, tema PKK Bersalawat, Meraih Cinta dan Syafaat Nabi Muhammad menjadi pengingat agar kegiatan PKK tidak hanya berorientasi pada pemberdayaan keluarga, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan kepedulian sosial.
“Kegiatan Maulid Nabi bersama PKK Surabaya tahun ini merupakan pelaksanaan untuk keempat kalinya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan,” kata Bunda Rini.(dan)
