Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Dua Event Lolos Kurasi 125 Event Terbaik Karisma Event Nusantara

Acara Festival Rujak Uleg, beberapa waktu lalu.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua event unggulan kota, yakni Festival Rujak Uleg dan Parade Bunga Surabaya Vaganza, lolos dalam rangkaian 125 Karisma Event Nusantara (KEN) yang berada dalam kalender Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Herry Purwadi menjelaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kualitas dan daya tarik event Surabaya di kancah nasional.

“Tahun sebelumnya hanya satu event yang diajukan karena ada pembatasan jumlah. Sementara pada tahun ini, pembatasan tersebut sudah tidak ada, sehingga kami mengajukan dua event sekaligus, dan alhamdulillah keduanya lolos kurasi,” jelas Herry, Selasa (3/2).

Menurut Herry, penilaian kurator KEN tidak hanya pada sisi kreatif dan inovatif ide dasar event, tetapi juga manajemen kegiatan. Termasuk manajemen risiko dan pengelolaan massa. Setiap event, katanya, harus memiliki strategi jelas jika terjadi kendala di lapangan.

Masuknya dua event Surabaya dalam KEN, lanjut Herry, memberikan dampak signifikan terhadap promosi pariwisata. Kedua event ini mendapatkan dukungan promosi dari Kemenpar melalui berbagai kanal media nasional. Sekaligus menandai bahwa kualitas event Surabaya sudah memenuhi standar nasional dan siap dipasarkan sebagai daya tarik wisata.

Dari sisi ekonomi kreatif, event ini mampu menggerakkan UMKM, sektor produksi lokal, dan pelaku industri kreatif. Contohnya, Surabaya Vaganza mendorong pembelian bunga dari luar kota, seperti Batu dan Bandung, karena Surabaya bukan produsen bunga. “Artinya, satu event di Surabaya memberikan dampak ekonomi lintas daerah. Tidak hanya bagi kota ini tetapi juga wilayah sekitarnya,” imbuhnya.

Dampak positif lainnya terlihat pada peningkatan okupansi hotel, keterlibatan stakeholder, hingga perputaran ekonomi di sektor dekorasi, tata rias, penyewaan kostum, lighting, dan jasa kreatif lainnya. Ke depan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus berinovasi.

“Kami berharap kunjungan wisatawan ke Surabaya pada bulan Mei meningkat sekitar 10-20 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan meningkatnya kunjungan, perputaran ekonomi kota diharapkan ikut terdongkrak signifikan,” harapnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan ini tidak hanya akan dirasakan oleh sektor pariwisata secara langsung, seperti hotel, restoran, dan transportasi, tetapi juga berdampak positif bagi para pelaku UMKM, pengrajin lokal, dan industri kreatif yang terlibat dalam penyelenggaraan event.(dan)

Related posts

SMAN 1 Sidoarjo Adakan Maulid Nabi Secara Daring

Rizki

Polresta Sidoarjo Kini Punya Layanan Satu Atap MMPP

Rizki

Pj Gubernur Jatim Targetkan Realisasi Belanja PDN Jatim 90 Persen

Rizki