Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Kali Tebu Kini Bebas dari Teror Gangster dan Rawan Kriminalitas

Penataan kawasan Kali Tebu di Jalan Raya Dukuh Bulak Benteng II, Surabaya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Penertiban dan penataan kawasan Kali Tebu di Jalan Raya Dukuh Bulak Benteng II, Surabaya, mulai membuahkan hasil positif bagi masyarakat sekitar. Kawasan yang dulunya dikenal kumuh, gelap, dan rawan kriminalitas, kini berubah menjadi lebih bersih, rawan berkurang, dan ramah bagi aktivitas warga.

Proyek penataan lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Surabaya ini telah berjalan sejak April 2026. Bahkan, proses pelaksanaannya dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk memastikan perubahan berjalan optimal.

Ketua RT 16 RW 07 Suropati 5E, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Ashariono mengungkapkan bahwa perubahan yang paling dirasakan oleh warga setelah hampir tiga bulan penataan ini adalah meningkatnya rasa aman, terutama pada malam hari.

Menurutnya, sebelum ditata, kawasan di sepanjang Kali Tebu tersebut sangat minim penerangan. Kondisi jalan yang gelap dan terkesan kumuh kerap dimanfaatkan oleh kelompok remaja bersenjata atau gengster untuk berkumpul.

“Dulu kalau malam Minggu itu sering ada gengster yang bawa samurai. Mereka bikin huru-hara, kejar-kejaran sampai masuk ke dalam kampung. Itu yang bikin warga ketakutan dan waswas kalau mau keluar malam,” ujar Ashariono saat ditemui di lokasi, Selasa (7/7).

Pria berusia 51 tahun itu mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pembersihan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di bagian tengah jalan, kondisinya berubah total. “Jalanan menjadi lebih lebar, terang benderang, dan anak muda yang sering kumpul itu sudah tidak terlihat lagi. Warga jadi tidak lagi takut untuk berlalu-lalang selama 24 jam penuh,” terangnya.

Selain berdampak pada keamanan, penataan ini juga menyasar para pelaku usaha atau UMKM yang kerap berjualan hingga memakan bahu jalan. Ashariono mengakui, perubahan ini sempat memberikan sedikit dampak bagi omzet sebagian pedagang karena mereka harus memundurkan tempat usahanya agar jalan menjadi lebih rapi dan luas.

Senada dengan ketua RT, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Bulak Banteng, Abdul Aziz, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Wali Kota Eri Cahyadi beserta seluruh jajaran yang telah memberikan atensi besar pada kawasan ini.

“Alhamdulillah, kami merasa senang sekali karena sekarang Bulak Banteng punya jalan yang bagus. Dulu kawasan ini sangat kumuh dan kotor, sampai-sampai orang enggan lewat sini. Atas permintaan warga untuk penertiban dan pelebaran jalan, hasilnya sekarang bisa kita nikmati bersama, sangat bagus,” ujar Abdul Aziz.

Dampak positif penataan Jalan Kali Tebu ini juga dirasakan langsung oleh para pelaju atau pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Warga Semampir yang sehari-hari bekerja di daerah Bulak Banteng, Feris mengaku kini bisa berkendara tanpa rasa takut. Lantaran, jalan sudah beraspal dan memiliki dua jalur yang aman untuk pengendara.(dan)

Related posts

Gubernur Jatim Cek Persiapan Salat Id di Kota Mojokerto

Rizki

Raffi Ahmad Gunakan Layanan Home Service Astra Peugeot saat Momen Istimewa

Rizki

Dua Pelaku Pencurian Motor di Tulangan Diringkus

Rizki