
SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Tewasnya nenek bernama Wasijati (69), warga Jalan Candi Lontar III, Lakarsantri, Surabaya, masih misteri. Korban ditemukan dengan kondisi tanpa busana di lorong ruang tamu rumahnya, Selasa (23/6) lalu. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelakunya.
Wasijati merupakan ibu beranak dua. Dia meninggal dunia dengan kedua pergelangan tangan luka bakar kecil yang diduga tersengat listrik. Dan hasil otopsi yang dilakukan oleh RS Bhayangkara Polda Jatim bahwa tempurung kepala korban retak dan di wajahnya membiru. Hal ini diduga karena kesakitan setelah dianiaya dan tersengat listrik.
Polsek Lakarsantri telah memeriksa beberapa saksi. Di antaranya anak pertama Anik dan Silvi, anak kedua. Kecurigaan Wasijati adalah korban pembunuhan disimpulkan dari beberapa hal. Seperti yang diutarakan oleh Nia, warga Gresik, salah satu keponakan korban saat berada di rumah duka.
“Korban keseharian beraktivitas menjaga cucu. Yaitu anak dari putri keduanya Silvi. Namun saat peristiwa kok kebetulan sekali tidak ada cucunya. Selain itu, harga benda korban dompet dan handphone juga hilang,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Unit Resmob Polrestabes Surabaya dipimpin oleh Iptu Herlambang melakukan penyelidikan. Pihaknya memberikan keterangan bahwa masih dalam pengejaran pelaku.
“Masih kita upayakan pengejaran dan kita terbentur dari CCTV di lokasi rumah duka tidak tampak pelakunya. Kami tidak berani berspekulasi karena belum menemukan bukti-buktinya” ujarnya, Rabu (1/7). (dan)
