
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM– Sedikitnya 50 remaja Surabaya Utara mendapatkan kesempatan mengikuti program Pelindo Creative Hub (PCH). Program PCH menyasar anak putus sekolah, tidak sekolah, dan anak tanpa kegiatan. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu, kurang pendidikan, dan kurang pengawasan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara simultan. Semua kegiatan dibiayai Corporate Social Responsibility (CSR) Pelindo. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (Stiamak) Barunawati Surabaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) digandeng Pelindo untuk memberikan materi pelatihan.
Kepala LPPM Stiamak Dian Arisanti mengungkapkan, materi yang diberikan meliputi Microsoft Office, Content Creator, Kuliner Dasar, ESQ dan keterampilan Barista.
“Kita berikan materi tentang teknologi informasi, mengenal perangkat komputer berikut mengoperasikannya, bikin konten, bisnis kuliner dan ketahanan mental spiritual. Jadual kegiatan pagi sampai malam. Melibatkan para dosen dan mahasiswa,” kata kata Dian, panggilan akrab Dian Arisanti, di Kampus Stiamak Barunawati Surabaya, Rabu (10/12).
Kabag Kemahasiswaan Stiamak Inolin Titiyanti menjelaskan, mahasiswa aktif dilibatkan untuk berkolaborasi dengan peserta PCH agar mampu menerima materi sesuai dengan pemahaman Generasi Z saat ini.Seperti pada Project Content Creator, yakni kolaborasi kemahasiswaan Stiamak dengan PCH yang telah menghasilkan infografis, video vlogger, dan cinematic, bukan hanya sebagi sebuah hobi melainkan sebagai monetisasi digital.
Kepala Humas Stiamak Barunawati Surabaya Moh. Fail menambahkan, kegiatan PCH sangat positif untuk mengatasi kesenjangan sosial, baik secara ekonomi, pendidikan. “Para peserta Pelindo Creative Hub jadi mengerti cara berorganisasi, kerja sama team work, pengembangan skill sampai kesadaran hidup mandiri dan berdaya. Kegiatan dilaksanakan dari Desember 2025 sampai Januari 2026,” kata Fail.(dan)
