Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Kawasan Gubeng Rawan Maling

Lokasi pencurian helm di depan warung makan Mi Ayam Yamindi Jalan Gubeng Jaya Gang XR, Surabaya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Tak selamanya maling sukses menyikat barang curiannya. Ada juga yang tepergok korbannya hingga aksinya gagal. Untungnya, pelaku ditangkap warga tanpa dihajar lebih dulu. Atau, kabur tanpa hasil karena takut dihajar massa.

Salah satunya terjasi dalam kasus pencurian helm di Mi Ayam Yamin Jalan Gubeng Jaya Gang XR, yang disikat oleh maling. Aksi pencurian helm terjadi Selasa (2/6) pukul 09.56 WIB berhasil digagalkan. Pelaku pencurian helm berhasil diamankan  warga Jalan Gubeng Kertajaya III, Surabaya.

Hendrat selaku pemilik Mi Ayam Yamin Cabang  Unair FIB memberikan keterangan bahwa aksi pencurian berhasil terekam oleh CCTV di tempatnya. “Jadi pengunjung atau pemilik helm mengetahui bahwa helmnya dicuri. Lalu teriak maling dan dikejar. Pengejaran juga dibantu warga sehingga pelaku berhasil ditangkap di depan warkop Jalan Gubeng Airlangga III,” ujarnya, Selasa (2/6).

Untuk pelaku telah ditangkap di Polsek Gubeng. Sedangkan korban pemilik helm diperiksa guna memberikan keterangan akan peristiwa pencurian. “Pelaku curi helm katanya warga Madura dan korban mahasiswa sini saja. Pelaku sudah ditangkap di Polsek Gubeng,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Dwi Susanto membenarkan pihaknya menangkap pelaku. “Benar telah diamankan dan masih diperiksa,” ujarnya singkat.

Sementara itu, tiga komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beraksi di depan depot ayam goreng Jalan Gubeng, Surabaya, Selasa (2/6). Pelaku mencuri motor Honda Beat milik Savero karyawan outlet.

Namun aksi ketiganya gagal. Pelaku dipergoki korban dan diteriaki maling. Pelaku meninggalkan motor korban yang mogok dan sudah dirusak lubang kuncinya.

Savero mengatakan, dari rekaman CCTV terekam jelas tiga orang pelaku berboncengan datang ke lokasi berusaha mencuri motor yang diparkir depan outlet Jalan Gubeng pukul 05.02 WIB.

Satu orang pelaku bertugas joki menunggu di atas motor sarana. “Satu orang pelaku lain bertugas merusak kunci setir dan satu orang lagi membawa motor usai dirusak kunci setirnya,” ucapnya, Selasa (2/6).

Savero mengaku saat itu baru persiapan buka outlet. Dia melihat ketiga pelaku berusaha kabur dan membawa motornya. Ia lalu keluar dan mengejar ketiga pelaku yang berusaha kabur dengan berteriak maling-maling. “Alhamdulillah motor saya tidak terbawa karena mereka panik saat dikejar dan motornya tidak bisa jalan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, meski gagal dibawa kondisi motor mengalami kerusakan di lubang kunci kontak karena dibobol pelaku. Kasus tersebut rencananya akan dilaporkan ke Polsek Gubeng Selasa sore.(dan)

Related posts

Gus Muhdlor Pimpin Pembongkaran Bekas Balai Desa

Rizki

Nilai Barang Resi Gudang Capai Diatas Rp 1 Triliun di Kuartal III 2022

Rizki

SMPN 21 Semarang dan SMK Sejahtera Surabaya Juara Lomba Paskibra Se-Jawa

Rizki