Neo-Demokrasi
Headline Jatim Kesra

Pemprov Jatim Rehabilitasi 52 SMA Sederajat di Bojonegoro-Tuban

Gubernur Jatim bersama salah satu siswa SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro, NEODEMOKRASI.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen hadirkan pendidikan berdampak melalui program Jatim Cerdas.  Hal itu disampaikannya saat meresmikan sarana dan prasarana SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/1).

Di momen yang sama, Gubernur Khofifah juga meresmikan hasil revitalisasi dan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan pada 52 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB. Baik negeri maupun swasta di wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Bojonegoro dan Tuban. Adapun ke-52 sekolah yang diresmikan terdiri dari 18 SMA, 25 SMK, dan 9 SLB.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa peresmian SMAN 2 Taruna Pamong Praja beserta revitalisasi dan rehabilitasi puluhan sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat layanan pendidikan menengah, vokasi, dan pendidikan khusus yang merata serta berkeadilan. Sekaligus sebagai wujud komitmen pendidikan berdampak dan konsisten terhadap program Jatim Cerdas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga meninjau sejumlah fasilitas penunjang yang diresmikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja. Di antaranya Asrama Putra Bhakti Praja, Kolam Renang Tirta Bhakti, Ruang Makan Graha Adhigana, serta jogging track.

Menurut Khofifah, keberadaan fasilitas pendidikan berbasis asrama menjadi keunggulan dalam proses pembentukan karakter taruna-taruni secara lebih komprehensif. “Kalau sekolah berbasis asrama begini kita bisa membangun karakter peserta didik lebih mudah,” katanya.

Secara khusus, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada para wali asrama dan wali asuh agar memperhatikan dinamika sosial dan menerapkan pola pengasuhan yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang taruna-taruni.

“SMAN 2 Taruna Pamong Praja merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia yang dididirikan oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan IPDN.. Harapannya akan lahir juru bicara kebhinekaan, kenusantaraan serta persatuan berangkat dari SMAN 2 Taruna Pamong Praja ini,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan agar gubernur senantiasa memberikan perhatian, komitmen, dan kepemimpinan luar biasa bagi kemajuan pendidikan Jawa Timur.

“Kehadiran Ibu Gubernur pada hari ini merupakan kehormatan besar sekaligus penguat semangat bagi seluruh insan pendidikan. Khususnya keluarga besar SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, serta satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di wilayah Bojonegoro dan Tuban,” jelas Aries.

Menurutnya, pembangunan dan revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pendidikan, mendukung sistem pendidikan berasrama yang sehat dan manusiawi, serta menciptakan ekosistem pembinaan karakter taruna yang terpadu, disiplin, dan berkelanjutan.

Dijelaskan, sekitar 50 persen dari seluruh sekolah dibawah naungan Pemprov Jatim membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana untuk menunjang proses pembelajaran.  Oleh sebab itu, pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan melalui revitalisasi dan rehabilitasi sarana dan prasarana yang diberikan berdasarkan proposal dan tingkat kelayakan mendapatkan bantuan.(dan)

Related posts

Memetik Pelajaran dari Gempa Majene bersama Peneliti ITS

neodemokrasi

Penanganan Narkoba Harus Simultan

neodemokrasi

Sambut Delegasi KAA, Eri Cahyadi Ingatkan Semangat Perjuangan Soekarno

Rizki