Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Pembelajaran Daring di Sidoarjo Diakui Kurang Efektif

M Arjuna Alkhlifi, kelas 6 SDN Magersari dan Almeera Adrena Humaira, kelas 1 saat daring di rumah.

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Sudah tiga hari sekolah di Sidoarjo melakukan pembelajaran daring. Hal itu sesuai imbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo akibat kondisi keamanan negara yang belum kondusif.

Kepala Sekolah SDN Pucang III Asiyah mengatakan, jika pembelajaran daring kurang efektif. Menurutnya, tidak sedikit orang tua yang yang merasa kesulitan mendampingi anaknya belajar dari rumah.

“Sebenarnya sebagai guru dan wali murid belajar daring mengeluh kurang efektif, lebih baik tatap muka, kondisi siswa tidak sama sehingga banyak orang tua yang merasa pusing, mungkin bisa ada solusinya,” ucapnya, Rabu (3/9).

Baginya, pembelajaran tatap muka lebih mudah dikontrol. Karena, kalau daring sering kali siswa tidak fokus bahkan ada yang main game saat jam pelajaran.

Dia berharap, kondisi Indonesia segera pulih, sehingga sekolah bisa kembali normal. “Harapannya kota Sidoarjo aman, tentram dan damai, segapaa permasalahan semoga segera ada solusinya,” harapnya.

Sementara itu, siswa kelas enam SDN Magersari Muhammad Arjuna Alkhalifi mengaku lebih senang belajar secara langsung. Menurutnya, suasana belajar di kelas lebih seru daripada online. “Lebih enak secara langsung, karena bisa ketemu teman-teman, kalau daring bosan di rumah,” Terangnya.

Arjuna biasanya belajar daring bersama adiknya, Almeera Andrena Humaira, yang masih duduk di kelas satu SDN Magersari. Dirinya kerap belajar bersama sambil didampingi orang tua. “Kalau di rumah aku ditemani adik, jadi belajar sama-sama,” katanya.

Kepala Dispendikbud Sidoarjo Tirto Adi belum bisa memastikan untuk kembali membuka sekolah tatap muka. Pihaknya akan melakukan evaluasi hari terakhir. “Nunggu hasil evaluasi nanti sampai hari Sabtu (6/8) besok bagaimana perkembangannya,” jelasnya.

Tiga hari pelaksanaan daring berjalan lancar tanpa masalah berarti. Baik sekolah maupun siswa belum menyampaikan keluhan. “Alhamdulillah, sejauh ini aman, tidak ada keluhan dari para siswa maupun sekolah ke kami” pungkasnya.(dan)

Related posts

Sebanyak 9.000 Pelari Ikuti Isoplus Marathon 2025

Rizki

Bupati Ikfina Tinjau Penyaluran Migor Curah untuk IKM

Rizki

Identitas Mayat di Tol Sumo Diketahui, Diduga Korban Laka Lantas

Rizki