Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Dedi Irwansyah Serukan Jaga Suasana Kondusifitas Jawa Timur

KetuaKomisi A DPRD Provinsi Jatim, Dedi Irwansyah

Surabaya. NEO DEMOKRASI. COM. Politisi Demokrat yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansyah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga kerukunan dan persatuan di Jawa Timur. Seruan ini disampaikan menyusul maraknya aksi demonstrasi yang berujung pembakaran gedung bersejarah Surabaya, Gedung Negara Grahadi. Kondisi ini mengundang keprihatinan cukup dalam.

“Surat Edaran Gubernur sudah jelas. Kami di Komisi A juga mengimbau seluruh stakeholder untuk menjaga kerukunan. Jawa Timur ini rumah kita, mari kita rawat bersama,” ujar Dedi Irwansyah ditemui di DPRD Jatim, Kamis (4/9/2025).

Aksi demo di Grahadi yang diikuti sejumlah kelompok masyarakat memang menjadi perhatian publik. Dedi menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut dilakukan dengan tertib dan mengedepankan etika.

“Boleh menyampaikan aspirasi, tapi salurkan dengan cara yang baik. Ini rumah kita, mari dijaga dengan cinta. Jangan sampai kita merusak diri sendiri. Grahadi itu bukan sekadar aset pemerintah, tapi juga simbol kultur Jawa Timur,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, dirinya sudah bertemu dengan kelompok Cipayung Plus dan pemuda lintas iman untuk mengajak semua pihak menahan diri, menjaga pikiran, serta menyatukan energi demi kebaikan bersama.

Pihaknya juga menekankan pentingnya  dialog dengan berbaga pihak dan elemen. Intinya pihaknya memgajak harus sama-sama memahami kondisi saat ini, menyatukan sikap, tenaga dan pikiran untuk menjaga Jawa Timur agar lebih sehat dan maju,” jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya juga mengingatkan pentingnya  menjadi teladan bagi para  elit politik dan pejabat publik. Ini mengacu instruksi agar kader tidak bersikap berlebihan di ruang publik.

“Bagi ASN dan pemerintah Jawa Timur, mari kita tunjukkan budaya adiluhung, tata krama yang baik. Jangan menonjolkan sesuatu secara berlebihan. Apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang sulit, sehingga potensi kecemburuan sosial cukup tinggi. Mari kita jadi pemimpin yang memberi teladan dengan sikap yang baik,, untuk menciptakan Jawa Timur yang aman dan damai” pungkasnya.. (nora)

 

 

 

Related posts

Kapolresta Sidoarjo Bertemu 23 Cakades Wilayah Taman

Rizki

Realisasi Dana Abadi Pesantren Harus Dibarengi Program Pendampingan Administrasi

neodemokrasi

NasDem Jatim Gelar Khotmil Quran Binnadhor: Riyadoh untuk Anies Baswesdan Presiden RI 2024

neodemokrasi