Neo-Demokrasi
Gaya Hidup Headline

Serunya Belajar Meracik Parfum di Studio Tujuh Pagi

Peserta belajar meracik parfum di Studio Tujuh Pagi.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Arroma berkolaborasi dengan Studio Tujuh Pagi menggelar kegiatan Small Party with Arroma di Studio Tujuh Pagi, Jalan Kaca Piring Nomor 6, Surabaya, Sabtu (22/8). Mengusung konsep meracik parfum secara langsung, acara ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan hobi sekaligus mengenal proses kreatif di balik terciptanya sebuah aroma.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai pilihan aroma yang telah disediakan oleh Arroma. Dengan bimbingan pengajar dari official Arroma, peserta dapat memilih, memadukan, dan menciptakan parfum sesuai selera serta karakter personal masing-masing.

Pengajar official Arroma, Rosana mengatakan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang untuk mengembangkan hobi dengan biaya yang terjangkau.

“Kegiatan ini merupakan sebuah wadah kesempatan untuk mengembangkan hobi dengan biaya yang terjangkau. Official Arroma bisa memberikan harga murah karena bahan-bahan yang kami gunakan sifatnya display. Bahan tersebut tidak dibawa pulang, tetapi peserta bebas mencium atau menggunakan aroma tersebut untuk membuat parfum secara langsung di tempat. Peserta juga tidak mungkin menggunakan semua bahan yang tersedia,” ujar Rosana.

Menurut Rosana, konsep tersebut memungkinkan peserta mencoba lebih banyak jenis aroma tanpa harus membeli seluruh bahan parfum secara terpisah. Peserta dapat mengenali karakter setiap aroma, bereksperimen dengan kombinasi yang berbeda, dan menghasilkan parfum yang sesuai dengan preferensi masing-masing.

Pemilik Studio Tujuh Pagi, Ardhia menjelaskan, acara ini merupakan hasil kerja sama antara Arroma dan Studio Tujuh Pagi, sebuah kedai cokelat di Surabaya yang juga menjadi ruang kreatif bagi masyarakat. “Event ini merupakan kerja sama dengan Studio Tujuh Pagi, sebuah kedai cokelat di Surabaya. Peserta juga bisa mengeksplorasi aroma jika ingin membuat aroma gourmand, karamel, atau cokelat yang manis,” kata Ardhia.

Kolaborasi ini menghadirkan pengalaman yang memadukan dunia parfum dengan karakter aroma makanan dan minuman. Studio Tujuh Pagi memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi wangi manis dan hangat yang terinspirasi dari cokelat, karamel, serta aroma pencuci mulut.

Konsep tersebut memberikan alternatif bagi peserta yang menyukai parfum dengan karakter gourmand, yaitu aroma yang mengingatkan pada makanan atau hidangan manis. Peserta dapat menerjemahkan kesukaan terhadap cokelat atau karamel ke dalam komposisi parfum yang personal.

Salah satu peserta, Amanda menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman meracik parfum secara mandiri memberikan kebebasan bagi peserta untuk menciptakan aroma yang berbeda dari parfum yang umum beredar.

“Seru dan bebas berkreasi menciptakan aroma yang unik sesuai karakter saya. Kalau membeli parfum refill, aromanya biasanya sudah template dan merupakan aroma yang mirip atau meniru brand lain. Kalau membuat sendiri, tentu hasilnya akan unik dan jarang dimiliki orang lain,” ujar Amanda.

Bagi peserta, kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas rekreatif, tetapi juga kesempatan untuk mengenali preferensi aroma secara lebih mendalam. Setiap peserta dapat menentukan karakter parfum yang ingin dibuat, mulai dari kesan segar, manis, hangat, elegan, hingga personal sesuai suasana hati dan kepribadian.

Small Party with Arroma menunjukkan adanya keterkaitan erat antara dunia wewangian dan pengalaman kuliner. Aroma parfum dan aroma makanan sama-sama dapat membangun suasana, menghadirkan kenangan, serta membentuk kesan personal.(dan)

Related posts

Pelaku Pencurian Mobil di Pondok Tjandra Dibekuk

Rizki

Labfor Polda Jatim Terhambat Periksa Gudang Tiner Kalianak

Rizki

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Pengungkapan Pengeroyokan Anggota TNI AL

Rizki