Neo-Demokrasi
Headline Jatim Politik Pemerintahan

Pemetaan Talenta PNS dan CPNS Jatim Raih Rekor Muri

Pemberian penghargaan Rekor Muri usai upacara peringatan HUT ke-54 Korpri 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) resmi menganugerahkan dua rekor dunia kepada Pemprov Jawa Timur. Masing-masing untuk kategori Implementasi Pemetaan Talenta kepada PNS Terbanyak dan Implementasi Pemetaan Talenta kepada CPNS Terbanyak.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasional Muri Yusuf Ngaderi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Acara ini bertepatan dengan upacara peringatan HUT ke-54 Korpri 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, minggu lalu.

Piagam Muri bernomor 12532/R.MURI/XI/2025 dan 12533/R.MURI/XI/2025 itu menegaskan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melakukan pemetaan talenta ASN secara masif, terukur, dan berbasis sistem.

Total ada jumlah 36.668 PNS dan CPNS Jawa Timur yang telah mengikuti pemetaan talenta. Jumlah terbesar yang pernah dicatat di Indonesia dan menjadi dasar penetapan rekor dunia tersebut.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan meraih rekor dunia Muri ini merupakan buah dari pelaksanaan pemetaan talenta secara komprehensif oleh BKD Jawa Timur melalui UPT Pusat Penilaian Pegawai.

“Pemetaan ini kami lakukan bukan tidak hanya mengukur kompetensi, tetapi sekaligus pemetaan potensi dan Talent DNA, sehingga mampu menggambarkan kapasitas individual ASN secara menyeluruh,” tegas Gubernur Khofifah.

Sebagai bagian dari penguatan metodologi pemetaan, Pemprov Jatim juga menggandeng Founder ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian, untuk mengembangkan pemetaan potensi berbasis Talent DNA.

Sebagai provinsi dengan jumlah pegawai besar, pemetaan talenta Jatim memperlihatkan sebaran kebutuhan ASN yang nyata dan detail. Dari data portal pemetaan BKD Jatim, beberapa instansi menjadi kontributor terbesar.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki 5.864 ASN terpetakan, menjadi instansi dengan jumlah pegawai terbanyak di lingkup Pemprov Jatim. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mencatat 1.545 ASN dari kebutuhan formasi ideal 4.220, menunjukkan masih adanya gap besar dan pentingnya pemetaan untuk penyusunan formasi CPNS/PPPK.

Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur menyumbang 437 ASN dari formasi ideal 779, sedangkan Sekretariat DPRD Jatim sebanyak 119 ASN dari formasi ideal 190.

Secara keseluruhan, Pemprov Jatim memiliki 86.749 pegawai, terdiri atas 38.106 PNS dan 20.137 PPPK, sebagaimana dilaporkan berbagai sumber resmi nasional.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pemetaan talenta merupakan bagian dari strategi besar Pemprov Jatim untuk memperkuat manajemen talenta ASN, memastikan birokrasi berjalan dengan profesionalitas tinggi, serta menyiapkan aparatur adaptif dalam menghadapi transformasi layanan publik.

Pemetaan talenta di Jawa Timur bukan hanya kegiatan administratif, tetapi menjadi bagian dari gerakan besar membangun SDM aparatur dari hulu ke hilir: mulai dari identifikasi kompetensi, pemetaan potensi, pemetaan formasi, penempatan talenta berbasis Talent DNA, hingga pengembangan karier berbasis merit.

“Jawa Timur berkomitmen menjadi penjalin sinergi manajemen talenta ASN di Indonesia, dari hulu ke hilir. Pemetaan masif ini akan menjadi standar baru bagi reformasi birokrasi yang modern dan berkelas dunia,” pungkasnya.(dan)

Related posts

200 Anggota Banser Sidoarjo Jalani Vaksin Kedua

Rizki

SKG Siola akan Jadi Magnet Belanja Delegasi Apeksi 2025

Rizki

Polsek Rungkut Gerebek Warkop Diduga Dagang Miras

Rizki