Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Pengamen Sikat Celana Dalam Warna Pink Milik Perempuan

Pelaku pencurian celana dalam terekam CCTV.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Hati hati bagi para wanita bila selesai mencuci dan menjemur pakaian dalam di luar rumah atau halaman tanpa pagar rumah.  Hal itu bisa menyebabkan   hilangnya pakaian karena tindakan seorang pelaku yang mempunyai sikap nyeleneh.

Seperti yang terjadi kepada Titin (50) warga Jalan Bronggalan Sawah IV.  Setidaknya janda anak satu tersebut telah kehilangan celana dalam (CD) kesayangan saat di jemur di halaman rumahnya pada malam hari.

Hilangnya celana dalam Titin diinformasikan dalam grop kampung Bronggalan Sawah. Informasi itu terdengar oleh awak media, Harian Bangsa mencoba untuk mengali informasi adanya aksi pencurian celana dalam milik janda seksi tersbeut.

Ketua RT 10 Kusmardianto memberikan keterangan tentang kejadian pencurian celana dalam. “Benar ada kejadian itu dan pelaku saat mencuri wajahnya terekam CCTV. Kejadian itu pukul 02.30 WIB dan pelaku anak Lebak Arum, teman dari warga sini,” ujarnya, Jumat (8/8).

Aksi pencurian celana dalam dengan motif semi renda-renda warna pink (merah muda), membuat warga geram dan korban ketakutan. “Setelah mengetahui identitas pelaku, kemudian perangkat kampung dan warga bernama Deni saya panggil. Jadi pelaku pencuri CD itu adalah teman nongkrong dan ngamen warga bernama Deni,” tambah Kusmardianto.

Korban tidak melaporkan polisi. Namun warga sudah memperingatkan Deni agar temannya (pelaku) tidak kembali ke kampung Bronggalan Sawah lagi. Bila itu dilanggar, warga tidak akan segan segan menghakimi pelaku itu (teman Deni),” tegas ketua RT.

Kusmardianto juga menceritakan untuk pelaku masuk ke kampung dengan cara meloncat pagar kampung. “Jadi bila malam pagar kampung ditutup. Tapi pelaku nekat masuk kampung dengan cara meloncat. Dan kelihatannya pakaian dalam korban Tante Titin sudah diincar pelaku. Kemungkinan korban terobsesi oleh korban,” tutup ketua RT.

Harian Bangsa mencoba mendatangi lokasi dan bertemu dengan Tante Titin. Di sela-sela pembicaraan atas hilangnya celana dalamnya, membuat janda anak 1 ini terpukul dan trauma. Dirinya menceritakan bahwa mengetahui raibnya celana dalam pada pagi hari pukul 05.00 WIB.

“Jadi saya mencuri itu malam hari dan saya jemur di depan rumah halaman. Saat pagi hari akan saya pakai, kok hilang. Hanya tertinggal hanger nya saja. Kemudian saya mencoba melihat di CCTV area kontrakan. Saya kaget wajah yang mencuri itu orangnya agak gak waras,” ceritanya.

Ketakutan yang dirasa Tante Titin dikarenakan khawatir dirinya akan diguna-guna oleh pelaku melalui media celana dalam bekasnya. “Saya merasa trauma untuk menjemur pakaian dalam di halaman rumah, sehingga sekarang saya jemur di kamar mandi. Saya khawatir diguna-guna pelaku. Sebenarnya ingin saya laporkan tapi malu,” tambah Titin.

Ia menambahkan, saat menjemur pakaian dalam telah ditata agar tidak terlihat dengan cara dijepit oleh jemuran pakaian ukuran besar. “Saya heran pelaku kok bisa menemukan pakaian dalam saya, padahal dijepit pakaian besar. Celana dalam warna pink itu sebenarnya sudah agak sobek di sisi rendanya dan akan saya buang, lah kok malah dicuri,” tutup Titin.(dan)

 

Related posts

Polres Ngawi Adakan Bazar Pangan dan UMKM Murah

Rizki

Sidoarjo Tuan Rumah Kejurnas Voli Pantai 2022

Rizki

Mahasiswa Universitas Ciputra Tuntaskan Film Pendek Jagrak

Rizki