Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Emil Dardak Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim

Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua DPD , Dr Agung Mulyono

Surabaya.NEO DEMOKRASI.COM –Emil Elestianto Dardak kembali terpilih sebagaiKetua Demokrat Jawa Timur pada Sabtu (29/8/2026). In menjabat sebagai Kedua DPD Partai Demokrat Jawa Timur kedua kalinya untuk periode 2026–2031. Laki laki yang juga menjabat Wakil gubernur Jawa Timur itu terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jatim yang figelat di Surabaya, pada Sabtu (29/8/2026).

Herman Khaeroni, sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat menyampaikan apresiasinya atas kebulatan suara seluruh jajaran pengurus daerah. Ia optimistis kepemimpinan Emil mampu mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Jawa Timur.

“Mas Emil, sebagai ketua DPD demisioner sekaligus calon tunggal yang diusulkan dalam musda, selanjutnya akan ditetapkan oleh ketua umum dan di-SK-kan oleh DPP. Terima kasih kepada para ketua DPC. Kebulatan suara ini menunjukkan Jawa Timur siap mengulang kejayaan di mana pernah meraih 27 kursi DPR RI dan 22 kursi DPRD provinsi,” ujarnya.

Pascapenetapan musda, prioritas utama DPD Demokrat Jatim adalah penyusunan kepengurusan baru melalui tim formatur. Emil menjelaskan struktur formatur akan diisi tujuh anggota yang mewakili berbagai tingkatan kepengurusan.

“Formatur yang disepakati mencakup unsur DPP, DPD demisioner, dan perwakilan DPC. Karena Jawa Timur memiliki lebih dari 10 DPC, maka ada tujuh anggota formatur. Ketua terpilih otomatis menjadi ketua formatur, tetapi penetapan anggota formaturnya dilakukan oleh BPOKK DPP,” kata Emil.
Ditanya mengenai target politik untuk Pemilu 2029, Emil enggan sekadar mengumbar angka. Ia menargetkan keterwakilan merata di setiap daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur untuk DPR.

“Target kita tentu setiap penjuru Jawa Timur bisa diwakili oleh Partai Demokrat di Senayan. Tinggal dihitung saja berapa jumlah dapil yang ada di Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Emil menginstruksikan kader membuktikan kinerja nyata melalui amanah jabatan yang sedang diemban saat ini, ketimbang sekadar mengumbar janji politik.
“Masyarakat hari ini bukan hanya ingin melihat janji. Di daerah yang belum ada wakil DPR RI-nya tetapi sudah ada dewan provinsi, maka anggota dewan tersebut harus menjadi bukti nyata kehadiran partai. Namun yang terpenting, dalam berikhtiar kita tetap menjaga kebersamaan dengan seluruh elemen warna partai di Jawa Timur,” pungkas Emil.

Diketahui, Partai Demokrat mendapatkan total enam kursi DPR dari 11 daerah pemilihan (dapil) di Jawa Timur pada Pemilu 2024. Sedangkan pada Pemilu 2019, Demokrat mendapatkan tujuh kursi DPR dari Jatim.*

 

Related posts

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan PWI Jatim Award 2025

Rizki

Siap Bangun Infrastruktur Jatim Sebagai Gerbang Baru Nusantara

neodemokrasi

Hasil Pilkada Jatim 2020, Golkar Menyalip PKB

neodemokrasi