Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

H M Nasich Aschall, M. Pd: ” Kita  Mengutuk Keras Sekaligus Mendesak Agar Pelaku Ditangkap dan Ditersangkakan”

H M Nasich Aschall, M. Pd, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jatim

Surabaya. NEO DEMOKRASI. COM–Kasus pemerkosaan yang menimpa gadis usia 15 tahun oleh 27 pria mengundang keprihatinan sangat dalam. bagi  kita semua. Kasus pemerkosaan terhadap remaja perempuan (RR, 15 tahun) yang dilakukan oleh 27 pria terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kronologi Kejadian pemerkosaan bergilir ini diduga terjadi berulang kali sejak bulan Februari hingga Mei 2026 di tiga lokasi berbeda.  Sebelum kejadian, korban dipaksa, dibujuk rayu, dan dicekoki minuman beralkohol oleh para pelaku hingga tidak sadarkan diri. Kasus ini akhirnya dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polres Sampang setelah menyadari adanya trauma berat pada korban.

Dari total 27 terduga pelaku yang diidentifikasi, polisi telah mengamankan 12 orang tersangka yang sebagian besar dari tersangka masih berstatus sebagai anak di bawah umur (usia 13–17 tahun), namun ada juga pelaku dewasa.  Sebanyak 15 pelaku lainnya masih buron dan pihak kepolisian terus melakukan pengejaran. Pelaku  lainnya  masih buron .

“Kita  mengutuk keras apa yang dilakukan oleh beberapa pemuda yang ada di sampang itu. Sekaligus kita mendorong dan mendesak agar agar pelaku 9 orang yang tertangkap yang hari ini masih belum semuanya ditangkap dan ditersangkakan. Dan segera dilakukan dilakukan pencarian. Semuanya harus digebloskan ke penjara. ” kata Nasich Aschall, ketua fraksiNasdem DPRD Jatim.

“Saya kira aparat dalam hal ini Polres Sampang telah melakukan itu Hal lain adalah Kita berempati. ikut merasakan kesedihan kepada korban dan keluarganya. dan kita juga meminta kepada pemerintah agar memberikan pendampingan kepada korban ini”, tambahnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap dinas sosial harus bisa memberikan. fasilitasi agar apa yang dialami ini penutian. Kalau pun telah menjadi telah menjadi trauma yang sangat kuat. ini bisa Ini bisa kemudian diatasi dan pada akhirnya kita ingin agar Kita ingin agar korban dan keluarga bisa menjalani hidupnya lebih nyaman.

“Bisa meneruskan hidupnya Tanpa ada Intervensi atau hujatan dan lain-lain dari lingkungan masyarakat dan tentu kita mengimbau juga kepada seluruh masyarakat. Untuk tidak sekali lagi melihat kasus ini hanya sekedar pelecehan sosial. Tetapi kasus seperti ini adalah terjadi. Yang ketiga Selain karena ada kesempatan. Tentu juga adanya adanya pengawasan terutama dari orang tua hati-hati betul dalam memberikan pengawasan kepada anak-anaknya yang diberikan pengawasan. . ” tambahnya mengingatkan.

“Dan kasus ini tentu menjadi sebuah pembelajaran bagi kita semua. Kasus ini tentu. Jadi kita semua, pada seluruh masyarakat, juga melihat kasus ini sangat-sangat berdampak kepada bagaimana lingkungan sekitar. sangat-sangat berdampak kepada Kita mengimbau agar mari kita saling bahu membahu, mari kita saling jaga. Agar anak-anak kita, pemuda-pemuda kita mudah-mudahan bisa terjaga dari perilaku-perilaku yang bejat seperti ini ” jelasnya.

“Trauma psikis korban tentu harus ada pendampingan dan saya kira bukan hanya dari Kita tidak ingin agar pendampingan justru malah dilakukan oleh pihak swasta, Tapi perdampungan itu harus dilakukan oleh pemerintah. Dalam hal ini pemerintah yang berwajiban untuk mulai dari kurban keluarganya penting dampak-dampaknya, saya kira pemerintah memiliki kewajiban. Dan ya tentu kita mendorong kepada pemerintah provinsi agar menjadikan kasus ini menjadi sebuah perhatian. Menjadikan ini sebuah perhatian supaya penegakan pendekatan hukumnya bisa berjalan sesuai dengan harapan . Kedua, kasus seperti ini juga bisa dilakukan upaya-upaya pindah ke lahan di beberapa wilayah yang lain, karena bukan tidak mungkin. berlaku seperti ini juga akan terjadi 4. Pemerataan layaran kesehatan pilih yang terkencil.

“Harapannya agar masyarakat betul-betul waspada terhadap bagaimana dinamika kehidupan remaja hari ini. Lembaga-lembaga pendidikan yang ada di tengah-tengah kita itu juga. . Melihat ini sebagai sebuah krisis besar. Mereka semua memiliki peran dan tanggung jawab. Semua memiliki peran dan tanggung jawab untuk menjaga agar anak-anak kita  terselamatkan. ” harapnya.

Menurutnya pendidikan itu adalah menjaga moral. Menjaga moralitas menjadi materi yang diajarkan di semua lembaga pendidikan dari material .  Materi yang diajarkan di sekolah mencetak anak agar berahlak  dan bermorah yang baik sesuai tuntunan agama.(nora)

Related posts

Rakerdasus DPD PDIP Jatim dengan 1500 Peserta Sukses Panaskan Mesin Partai

neodemokrasi

PKS Jatim Siap Menangkan Khofifah -Emil di Pilgub 2024

neodemokrasi

Sidoarjo Harus Siap Menerima Luberan Kota Surabaya

neodemokrasi