Neo-Demokrasi
Headline Politik Pemerintahan Umum

Hotline Lapor Cak Eri Dibanjiri Ratusan Aduan dalam Sehari

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya terus memperkuat sistem pelayanan publik melalui hotline Lapor Cak Eri yang dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0811338884 khusus pesan singkat dan tidak melayani panggilan telepon. Baru dibuka sekitar sepekan, layanan tersebut langsung dibanjiri ratusan laporan setiap hari dengan beragam persoalan, mulai dari jalan berlubang, parkir liar, PKL, hingga curahan persoalan rumah tangga warga.

Dalam sehari, jumlah laporan yang masuk ke hotline mencapai sekitar 400 aduan. Namun, sebagian besar justru bukan berkaitan langsung dengan pelayanan publik Pemkot Surabaya. Meski demikian, menilai hal itu sebagai bentuk kedekatan masyarakat dengan pemerintah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, hotline tersebut lahir dari evaluasi pemerintah kota setelah sebelumnya rutin menggelar forum tatap muka dengan warga pada akhir 2022 hingga awal 2023.  “Dari pengalaman itulah kami melakukan perbaikan sistem. Maka muncul program Wargaku, dilanjutkan satu ASN satu RW. Jadi sebenarnya berbagai persoalan warga harusnya bisa selesai lebih cepat,” kata Eri, Senin (18/5).

Menurutnya, hotline Lapor Cak Eri bukan sekadar layanan pengaduan masyarakat, melainkan alat ukur untuk mengetahui kecepatan respons birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya. Sebab, ia menegaskan Surabaya tidak dibangun oleh sosok wali kota semata, tetapi oleh sistem pemerintahan yang berjalan cepat dan responsif.

Melalui hotline tersebut, Eri mengaku dapat memantau langsung apakah perangkat daerah (PD) bergerak cepat dalam menyelesaikan persoalan warga. Ia menilai keberhasilan birokrasi tidak diukur dari banyaknya program, melainkan dari kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

Aduan yang masuk ke hotline pun sangat beragam. Mulai dari kerusakan jalan, penataan PKL, hingga persoalan bantaran sungai yang digunakan untuk aktivitas usaha. Salah satu laporan yang langsung ditindaklanjuti adalah persoalan di kawasan Kali Tebu yang sebelumnya sudah lama dikeluhkan warga.

Pemkot Surabaya menargetkan setiap laporan bisa ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 1×24 jam. Jika belum terselesaikan, maka PD wajib memberikan penjelasan terkait progres penanganannya.

Menariknya, hotline Lapor Cak Eri ternyata tidak hanya diisi laporan pelayanan publik. Banyak warga justru menggunakan layanan tersebut untuk menyampaikan persoalan pribadi hingga curhat kehidupan rumah tangga.

Wali Kota Eri mengungkapkan ada warga yang mengadu karena bertengkar dengan pasangan akibat persoalan uang, ditinggal pacar, menjadi korban penipuan arisan bodong. Bahkan, ada pula warga luar Surabaya yang ikut menghubungi hotline meminta bantuan menyelesaikan masalah pribadi.(dan)

Related posts

Pengukuhan PBNU Balikpapan Wujud Pesan Moral NU pada Pemerintah

neodemokrasi

Peugeot Inception Concept Kolaborasi dengan Desainer Emeric Tchatchoua

Rizki

Peugeot 208 Rally4 Jadi Standar Kejuaraan Kelas Eropa

Rizki