Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Meski Posko Bencana Ditutup, Bantuan Terus Mengalir

Penyerahan bantuan kemanusiaan dari kalangan pengusaha, yayasan, dan komunitas.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Warga Kota Surabaya sangat peduli terhadap korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Meski Posko Peduli Bencana Sumatra di Balai Kota Surabaya resmi ditutup pada Kamis malam (18/12), bantuan kemanusiaan dari kalangan pengusaha, yayasan, dan komunitas masih terus mengalir hingga Jumat (19/12).

Bantuan yang diserahkan berupa logistik dan dana untuk penanggulangan bencana. Bantuan yang disalurkan berupa beras, karpet, sarung, pembalut wanita, serta dana tunai, dengan total nilai mencapai Rp1.437.128.000. Sementara itu, Komunitas Ling Tien Kung Bandung Raya turut memberikan donasi dana tunai sebesar Rp262.128.000.

Seluruh bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya. Eri menyampaikan bahwa meskipun posko telah ditutup, Pemkot Surabaya tetap memfasilitasi penerimaan dan penyaluran bantuan yang masuk.

“Walaupun posko sudah kami tutup Kamis malam, bantuan masih terus berdatangan. Insya Allah hari Jumat merupakan tahap akhir penerimaan, setelah itu akan segera kami kirimkan ke Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” ujar Eri, Sabtu (20/12).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi langsung bersama pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Bantuan dalam bentuk dana akan kami transfer ke rekening masing-masing pemerintah daerah paling lambat Senin (22/12). Langkah ini diambil karena pemda lebih memahami kebutuhan nyata di lapangan. Kami pun menjalin komunikasi langsung dengan wali kota dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan kelancaran prosesnya,” jelasnya.

Berdasarkan data terbaru hingga Jumat (19/12), total bantuan yang berhasil dihimpun Pemkot Surabaya mencapai Rp8.953.185.818. Jumlah tersebut terdiri atas bantuan barang logistik, baik yang telah dikirim ke daerah terdampak maupun yang masih tersimpan di Gudang Hitec dengan nilai Rp1.253.843.712. Selain itu, dana tunai yang siap ditransfer tercatat sebesar Rp4.500.086.106.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto merinci, donasi tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni donasi tunai dan transfer langsung ke rekening Bangga Surabaya Peduli (BSP) serta donasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya.

Selain bantuan dana, Pemkot Surabaya juga menerima bantuan logistik dengan total berat mencapai 16.102,6 kilogram yang tersimpan di Gudang Hitec. Logistik tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan darurat seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, susu, perlengkapan balita, perlengkapan mandi, pakaian, selimut, obat-obatan, hingga paket sembako siap distribusi. “Seluruh data logistik telah melalui proses pendataan dan stok opname terakhir pada Kamis malam,” pungkas Irvan.(dan)

 

Related posts

Bupati Mojokerto Bentuk Desa Tangguh Bencana

neodemokrasi

Korban Tewas BMW Maut di Jalan Mayjen Sungkono Bertambah Satu Lagi

Rizki

Pelaku Pembacokan Tewaskan Korbannya di Kedinding Lor

Rizki