
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Diduga karena kerap ditolak oleh pacar berhubungan badan, seorang pria bernama Bujang Arif Kurniawan (24) warga Sumur Welut, Lakarsantri Surabaya, membegal atau meremas payudara AF (19), warga Taman, Sidoarjo. Korban adalah mahasiswi Unesa, Lakarsantri.
Aksi begal payudara itu terjadi di Jalan Karang Pilang depan tempat fitnes, pada Rabu (17/9) pukul 20.00 WIB. Aksi pria yang keseharian sebagai penjual sayur keliling ini berhasil digagalkan warga setelah korban melakukan pengejaran.
Penangkapan itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang Iptu Ludfi, Senin (22/9). “Benar kami telah mengamankan pelaku begal payudara. Pelaku ini sempat dikejar korban dan berteriak-teriak pelecehan. Kita berjarak 400 meter dari aksi pembegalan, pelaku berhasil ditangkap di depan Gapura Marinir Karang Pilang,” ujar Ludfi.
Kronologis juga diceritakan oleh Ludfi bahwa pada saat itu tersangka mengendarai motornya sedang berjalan dari Jalan Mastrip menuju arah Karang Pilang. Pelaku melihat korban yang mempunyai tubuh sintal sedang mengendarai motor.
Hasrat nakal muncul dari tersangka, sehingga mengikuti korban. Hingga tidak jauh di tempat yang sepi penguna jalan, tersangka memepet korban dari sisi kanan, dan spontan tangan kiri tersangka meremas payudara korban.
“Jadi sebelum meremas payudara korban, ternyata tersangka ini telah membuntutinya. Pengakuan tersangka telah melakukan begal payudara sebanyak 3 kali. Pernah melakukan di Taman, Sidoarjo, Kebraon, Surabaya dan sekarang di Jalan Karang Pilang,” tambah Ludfi.
Sedangkan dari pengakuan tersangka dirinya hobi begal payudara karena merasa ketagihan. “Saya kalau melihat perempuan yang bertubuh sintal dan gemoy berhasrat dan setelah memegang hatiku ayem,” akui Bujang.
Juga dari sisi kejiwaan pelaku Bujang bahwa dirinya merasa kesepian dan kurang pelampiasan hasrat karena selalu gagal mempunyai kekasih. “Saya gak punya kekasih. Kerap ditolak wanita bila ingin saya jadikan pacar. Gak tahu saya kok selalu apes bila tentang asmara,” akui Bujang.
Tersangka Bujang juga menyampaikan rasa penyesalan kepada korban pembegalan. “Saya secara pribadi meminta maaf kepada korban. Dan bila korban meminta pertanggungjawaban dari saya, saya siap karena saya masih belum beristri,” tutup tersangka Bujang.(dan)
