Neo-Demokrasi
Ekbis Headline Jatim

Misi Dagang Jatim-DKI Jakarta Raih Transaksi Tertinggi

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan salah satu peserta misi dagang.

Jakarta, NEODEMOKRASI.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dengan Jakarta. Acara ini digelar di Ballroom Menara Peninsula Hotel Jakarta, Senin (2/3).

Misi Dagang kedua yang digelar di tahun 2026 ini berhasil mencatatkan total komitmen transaksi final mencapai Rp5,7 triliun. Angka fantastis ini tercatat melampaui gelaran misi dagang Jatim-Jakarta pada tahun 2021 silam sebesar Rp750,44 miliar.

Tidak hanya itu, angka tersebut juga menjadi capaian tertinggi sepanjang penyelenggaraan misi dagang Jawa Timur baik di level nasional maupun internasional.

Total transaksi itu terdiri dari Jatim menjual ke Jakarta Rp5,6 triliun dan Jatim membeli ke Jakarta Rp129,6 miliar.  “Sampai saat ditutup pukul 17.00 WIB , komitmen transaksinya berhasil tembus Rp5,7 triliun. Di antara 50 perjalanan misi dagang kami, ini adalah yang tertinggi dari seluruh transaksi yang pernah kita capai,” ucap Khofifah.

Angka-angka tersebut disebutnya menjadi bukti bahwa hubungan dagang antara Jatim dan DKI Jakarta yang terbukti terus berkembang. Hal ini memberi manfaat bagi pelaku usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah. Bahkan juga bagi provinsi lainnya di Indonesia.

Apalagi menurutnya, Jatim memiliki banyak produk yang membutuhkan perluasan pemasaran. Dan Jakarta diyakininya sebagai tempat strategis untuk pemasaran.

“Ini artinya sinergi di antara provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pertama dan kedua di Indonesia, yaitu Jawa Timur dan Jakarta, Insya Allah akan bisa memberi penguatan pada pertumbuhan ekonomi dan penyejahteraan masyarakat,” ucapnya optimis.

Misi dagang yang menjadi agenda rutin ini disebutnya bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli. Hal ini guna memperlancar arus informasi barang dan pasar agar terjadi secara lebih baik dan akurat. Sehingga harapannya, potensi kesepakatan bisnis menjadi lebih besar.

Berdasarkan data Perdagangan antarwilayah Jawa Timur dengan seluruh provinsi 2024, total nilai perdagangan Jatim dengan DKI Jakarta adalah sebesar Rp 89,21 triliun.  Angka tersebut terdiri dari nilai bongkar atau beli dari Jakarta sebesar Rp 75,95 triliun dan nilai muat atau jual ke Jakarta sebesar Rp 14,16 triliun. “Produk yang diperdagangkan dalam misi dagang ini mencerminkan kekuatan dan kebutuhan masing-masing daerah,” ujar Khofifah.(dan)

Related posts

Ovo Kini Hadir di Seluruh E-Commerce Unicorn Indonesia

Rizki

Pelindo III Permudah Proses Ekspor untuk Tingkatkan Ekonomi

neodemokrasi

Vaksinasi Kota Mojokerto Tertinggi di Jatim

Rizki