Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Dua Pencari Ikan Hilang, Salah Satunya Tewas

Pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan di titik tenggelamnya dua korban, satu telah ditemukan.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Dua orang pencari ikan di Sungai Brantas Jalan Mastrip, Wiyung, Surabaya, diketahui  tenggelam, Senin (22/9) siang. Dua pencari ikan berasal dari Burno, Jawa Tengah. Petugas gabungan dari tim SAR, BPBD Surabaya dan kepolisian melakukan pencarian.

Setelah hampir dua jam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan, satu dari dua korban tenggelam berhasil ditemukan. Sedangkan korban satunya masih dilakukan pencarian. Korban yang ditemukan adalah Sumarno (34) sekitar pukul 12.40 WIB. Sedangkan korban tenggelam satunya, Gilang (17) masih belum ditemukan.

Menurut Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Sumbono, tubuh korban ditemukan dalam jarak lima meter dari lokasi awal dikabarkan hilang tenggelam.  Tubuh korban dievakuasi oleh beberapa orang petugas penyelam dari Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan penyelaman di lokasi tersebut.

Mengenai kondisi korban, Slamet mengungkapkan, korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Dan kini jenazahnya dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Surabaya.

“Kabarnya korban hilang tadi sudah ditemukan 1 orang, atas nama Sumarno. Lokasi penemuan di jarak 5 meter ke arah utara dari titik awal dikabarkan hilang,” ujarnya.

Kini, Slamet mengungkapkan, proses pencarian terhadap korban tenggelam masih dilanjutkan untuk mencari korban Gilang yang sempat dikabarkan hilang sejak pukul 10.00 WIB. “Iya masih berlanjut sampai ketemu. Semoga lekas ketemu. Mohon doanya,” pungkasnya.

Sementara itu, saksi teman korban, Suedy Rahayu (30), ,mengatakan, mereka bermaksud mencari ikan di sungai dengan lebar sekitar 60 meter.  Rencananya mereka akan mencari ikan di sungai tersebut dengan cara menebar jala ke bagian tengah sungai.

Namun, sebelum itu dilakukan, Marno dan Gilang  ingin menyeberangi sungai tersebut hingga ke bagian tengah pondasi kolong jembatan Tol Gunungsari.  Tujuannya, lanjut Suedy, mereka berdua bermaksud memeriksa kedalaman sungai di titik area yang nanti akan dilempar jaring atau jala.

Ternyata, saat keduanya berenang menuju ke lokasi titik tersebut, tiba-tiba tubuh mereka berdua hilang tenggelam.  “Kami mau cari ikan, pakai jaring. Iya berenang ke tengah mau ngecek kedalaman air, tapi hilang (kedua korban). Ini baru pertama kali cari ikan di sini,” ujar Suedy saat ditemui lokasi.(dan)

Related posts

Empat Polisi Kabur saat Tes Urine di Polrestabes Surabaya

Rizki

AMD Angkat Kaleidoskop Ryzen Mobile di Akhir Tahun

Rizki

TP PKK Sidoarjo Bagikan Sembako ke Veteran

Rizki