Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Usulan yang Berhasil Dijaring Terkait Penerangan Jalan, Jalur Alternatif Desa dan Solusi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Reses Hadi Setiawan SE di Desa Pandantoyo, ngancar, Kediri

Kediri. NEO DEMOKRASI.COM –Dalam rangka memenuhi agenda  Reses Masa Persidangan 111 Tahun Sidang 2025-2026, anggota Komisi B DPRD Jatim dari  dapil VIII( Kabupaten/ Kota Kediri) M Hadi Setiawan SE dapil VIII( Kabupaten/ Kota Kediri) menggelar reses di  rumah carik Pandantoyo, Fendi,  di desa Pandantoyo, Ngancar, Kediri.  Kegiatan reses ini diikuti sekitar 140 warga masyarakat  yang berasal dari daerah Pandantoyo dan sekitarnya.

Konstituen terdiri dari berbagai lapisan masyarakat mulai guru, petani, peternak, penggiat UKM, perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga masyarakat umum. Selama 1,5 berlangsungnya reses, warga antusias menyampaikan unek unek dan  keluhan. Salah satunya,  seorang petani tebu yang mengeluhkan sulitnya mengakses pupuk subsidi, kalaupun dapat jatah bantuan tapi sangat kurang untuk memenui keputuhan pupuk lahan tebu yang dimilikinya. Kemudian ada juga aspirasi terkait permintaan pembangunan desa dan perbaikan jalan alternattif.

Lurah Pandantoyo, Dina Istanti  yang juga hadir di reses itu menyampaikan bahwa bantuan yang selama ini datang sudah dimanfaatkna dengan baik dan masksimal untuk kebutuhan pembangunan desa Pandantojo. Sementara Wiyono, Lurah Desa Pandantoyo, menyampaikan bahwa di musim saat ini warga desa sedang mengalami kesulitan mengakses air.

“Tugas anggota dewan melihat dan mendengar apa yang bisa dibantu untuk pembangunan tingkat desa. uang bisa dipakai semaksimal mungkin untuk dimanfaatkan masyarakat di tingkat desa. Pada reses ini, bagaimana dan aspirasi apa yang  bisa dibawa ke tingkat kabupaten atau propinsi. Juga apa yang bisa disinergikan dengan program pemerintah provinsi, maupun program kementerian. Ada program CSR, program program pertanian,  yang mungkin bisa membantu” kata Hadi Setiawan SE pada sambutan awalnya..

Lebih jauh Anggota Komisi B DPRD Jatim ini menjelaskan terkait  fungsi dan kewajiban anggota dewan. Selain menggelar reses untuk menjaring aspirasi konstituen dan menjalankan kebijakan pemerintah Jatim. Juga ada tiga fungsi utama, yakni  fungsi legislasi, penyusunan perda provinsi, bugjeting, penganggaran  terutama menentukan standarisasi kebutuhan masayarakat. Ketiga controling, pengawasan

“Makanya monggo disampaikan saja aspirasinya. Kalau tidak ada aspirasi yang dirugikan  bukan saya sebagai anggota dewan, tapi justru masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, njenengan semua harus bisa menjadi perwakilan yang ngundang. Unsur kemanfaatan sebagai tokoh berguna untuk masyarakat yang lain” jelas Hadi

Pada kesempatan itu, salah seorang warga bernama Radjiman  dari Plosoklaten mengeluhkan terkait  harga tebu murah, sementara akses  pupuk bersubsidi juga  masih kurang Ini membuat pihaknya selalu petani tebu,  susah.  Sementara

Budiono dari Pandantoyo,   mengeleuhkan askses jalan yang sulit. Mengingat posisi desa Pandantojo terdiri dari 4 dusun, diantara Nglempun, Pandantoyo, Gogorejo dan Gondanglegi harus berputar lewat desa Ngancar untuk mengakses daerah lain. Selama ini tidak bisa membangun  jalan secara swadaya karena tanah masih bersifat HGU. Ada jembatan  tapi sudah mulai rusak saya  tidak bisa diperbaiki lagi.

Berikutnya, salah satu warga juga mengusulkan  penerangan jalan, yang  selama ini masih swadaya masyarakat. Sementara Moch Arifin dari Ploso Lor, mengeluhkan soal hawa panas, air suit dan habis. Terakhir,  perlunya  pembangunan moralitas untuk masa depan anak. Ada perhatian khusus untuk para pendidik dan guru yang membangun moralitas, agama atau organisasi agama.

” Moralitas itu luas, bisa pendidikan formal. Informal, ada standarisasi guru-guru kebanyakan dikelola provinsi  akan kami sampaikan ke fraksi kabupaten terkait masalah identifikasi yang harus ditingkatkan untuk yang menjaga norma, salah satunya insentif untuk guru guru ngaji. “ jelas politisi Golkar itu.

Terkait kelangkaan pupuk  subsidi Hadi menjelaskan bahwa ada standarisasi  yang diberlakukan dari kabupaten, kalau membutuhka pupuk subsidi dalam jumlah lebih maka prosedurnya harus minta kabupaten untuk mengajukan tambahan pupuk. Tebu juga ada standart,  terkait  jumlah kebutuhan pupuk dan luasan tanaman.

“ Soal kebutuhan penerangan jalan desa nanti diajukan ke DPD  Partai Golkar Kabupaten Kediri. Sementara  untuk jembatan akan saya carikan jalan  alternatif  untuk merealisasikan jalur akses dari Pandantoyo ke wilayah lain” pungkasnya.(nora)

Related posts

Zainal Abidin Nakhoda Baru NU Sidoarjo

Rizki

Pemkot Surabaya Kendalikan Urbanisasi

Rizki

Bayi Lahir Dapat Tiga Dokumen Adminduk Gratis

Rizki