Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Warih Andono SH : ” Pengembangan Kawasan Industri Harus Ada Keseimbangan antara Pembangunan Ekonomi, Masyarakat dan Lingkungan.”

 

Politisi Golkar, DPRD Kabupaten Sidoarjo Warih Andono SH

Sidoarjo. NEODEMOKRASI COM. Perkembangan sektor industri yang pesat di Kabupaten Sidoarjo menjadikan kabupaten ini potensi sebagai daerah industri seperti Gresik, Surabaya, Pasuruan dan Mojokerto. Posisi Sidoarjo yang merupakan salah satu hinterland Kota Surabaya menunjukkan progrea positif seiring berjalannya tahun. Salah satu kecamatan di Sidoarjo, Gedangan, memiliki kondisi geografis yang strategis untuk pengembangan industri. Lahan di kecamatan ini banyak termanfaatkan untuk permukiman, industri, jasa/perdagangan dan sawah. Di mana lahan persawahan sudah banyak terjadi perubahan menjadi lahan industri.

Menurut Warih Andono SH, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo perkembangan industri yang terjadi di wilayahnkabupaten Sidoarjo berpengaruh sangat kuat terhadap perubahan pemanfaatan lahan. Perkembangan industri di Sidoarjo yang didominasi otomotif, elektronik, tekstil, makanan, dan minuman.

Potensi sektor industri di Sidoarjo  menciptakan lapangan kerja yang signifikan dan menyumbang pendapatan yang substansial bagi Sidoarjo. Peran Pemkab Sidoarjo dalam pengembangan industri  juga menunjukkan tren positif tiap tahunnya.

“Dibutuhkan aturan yang lebih rinci terkait penataan ruang agar ada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, masyarakat dan lingkungan. Antisipasi dampak negatif yang timbul. Masyarakat dan lingkungan penting dijaga demi kehidupan masa depan. Mekanisme development control perlu ditingkatkan melalui bentuk perijinan-perijinan.”jelas politisi Golkar ini.

Kawasan industri yang ada di Sidoarjo, seperti Sidoarjo Industrial Estate Berbek (87,00 Ha), Kawasan Industri Safe N Lock (147,25 Ha), SiRIE (Sidoarjo Rangkah Industrial Estate yang ada di Lingkar Timur Sidoarjo. Kemudian Kawasan Industri Ragam Jemundo, Ritzgate industrial park, Central Industrial Park, Java Integrated Industrial dan masih banyak lagi adalah bukti pesatnya perkembangan perindustrian sebagai sektor terbesar penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten SIdoarjo.

“Pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo didominasi oleh sektor industri pengolahan Banyaknya kawasan industri tersebut ikut menarik investor untuk berinvestasi dan menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mengurangi pengangguran secara signifikan di Sidoarjo,, termasuk menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT),”tambahnya.

Pihaknya juga menambahkan bahwa aktivitas ekonomi yang sudah stabil sejak tahun 2022, ditambah upaya Pemkab Sidoarjo yang terus membangun insfraatruktur penunjang kegiatan industri ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun 2025.(nora)

 

 

 

 

Related posts

Elektabilitas H. Khulam Junaidi Meroket Sebagai Calon Wakil Bupati Sidoarjo 2024, Survei ARCI

neodemokrasi

Ketua PKS Jatim Titipkan Pesan untuk Anggota Dewan

Rizki

Apeksi akan Wujudkan Indonesia Bebas Sampah 2029

Rizki