Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Peringatan HJKS, Seratus Kucing Dapat Sterilisasi Gratis

Bakti sosial sterilisasi kucing gratis di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jalan Ikan Dorang.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar bakti sosial sterilisasi kucing gratis di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jalan Ikan Dorang, Sabtu (30/5). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke733 ini, disambut antusias warga dan menjadi salah satu upaya mengendalikan populasi kucing liar yang terus meningkat di kawasan permukiman.

Program tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, yakni Yayasan Seribu Senyum, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur I, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), serta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, yang berkolaborasi bersama DKPP Surabaya dalam pelaksanaan kegiatan.

Kepala DKPP Surabaya Nanik Sukristina mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar kucing lokal karena populasinya berkembang cukup pesat dan sering kali tidak terkendali. Selain untuk menjaga kesehatan hewan, sterilisasi juga diharapkan mampu menekan jumlah kucing liar yang kian banyak ditemukan di lingkungan perkampungan maupun perumahan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong pemilik hewan peliharaan agar lebih bertanggung jawab terhadap kucing yang dipeliharanya. Di sisi lain, sterilisasi juga menjadi salah satu langkah untuk mengendalikan pertumbuhan populasi kucing liar di Surabaya,” kata Nanik.

Sebanyak 100 ekor kucing lokal mengikuti program tersebut, terdiri atas 70 kucing jantan dan 30 kucing betina. Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melampaui kuota yang tersedia sehingga dilakukan seleksi administrasi dan penyaringan awal untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti layanan gratis tersebut.

Nanik menjelaskan, seluruh kucing yang mengikuti program wajib dalam kondisi sehat dan berusia minimal enam bulan. Sebelum menjalani tindakan sterilisasi, hewan-hewan tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Salah satunya Vanda, warga Kelurahan Semolowaru, yang mengapresiasi penyelenggaraan program sterilisasi gratis tersebut. Ia mengaku mendaftarkan seekor kucing lokal yang sering berada di sekitar rumahnya karena menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan hewan.

“Saya sangat mengapresiasi program ini karena membantu mengendalikan populasi kucing sekaligus menjaga kesehatan hewan. Harapannya kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan dan kuotanya diperbanyak karena peminatnya sangat banyak,” ujar Vanda.

Pendapat serupa disampaikan Faiq, warga Kelurahan Ngagel Rejo. Ia menyebut program sterilisasi gratis menjadi solusi bagi para pecinta hewan yang ingin merawat kucing dengan baik namun terkendala biaya. “Ke depan semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Surabaya,” kata Faiq.

Faiq yang telah memelihara kucing selama sekitar empat tahun itu mendaftarkan dua ekor kucing jantan. Namun, hanya satu ekor yang lolos pemeriksaan kesehatan dan dapat menjalani sterilisasi. Sedangkan satu ekor lainnya harus ditunda karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan.(dan)

Related posts

Dua Rumah di Perum Gunungsari Hampir Disatroni Maling

Rizki

Sebelum Beton Jalan Tanjungsari, Prioritaskan Tangani Banjir

Rizki

Kapolreta Sidoarjo Pastikan Pasokan Listrik Aman jelang KTT G20

Rizki