Neo-Demokrasi
Jatim

Perkuat Peran Bhabinkamtibmas Tangani Covid-19 dan Pilkada

Para bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo mendengarkan arahan kapolresta.

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Setiap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di desa-desa harus terus mendapatkan perhatian lebih. Termasuk sinkronisasi data pasien Covid-19 hingga penanganannya. Karenanya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji kembali memberikan arahan kepada 349 Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo, Rabu (30/9) di Mapolresta Sidoarjo.

Kepada para bhabinkamtibmas di wilayahnya, Kombes Pol. Sumardji berpesan agar kapolsek jajaran beserta anggota turun langsung ke masing-masing desa binaan. Hal ini untuk terus mengecek kondisi warga baik yang terkonfirmasi Covid-19 maupun yang sudah sembuh.

“Terus jalin sinergitas dengan TNI, perangkat desa dan petugas kesehatan setempat. Guna mendapatkan data real setiap harinya, juga untuk mengetahui perkembangan Covid-19 di wilayah masing-masing,” pesannya.

Dengan upaya seperti demikian, dan memperhatikan setiap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, diharapkan jangan sampai turun semangat. Termasuk lebih dimasifkan lagi tindakan pencegahannya. Baik penyemprotan disinfektan serta sosialisasi maupun penegakan disiplin protokol kesehatan ke desa-desa.

Ditambah lagi mendekatinya jadwal Pilkada Kabupaten Sidoarjo 2020, Sumardji juga menekankan kepada para kapolsek jajaran dan bhabinkamtibmas, supaya jangan kendor untuk mencegah terjadinya penyimpangan peraturan protokol kesehatan Covid-19.

“Awasi terus penggunaan masker. Jangan ada kerumunan massa di saat ada pertemuan berkaitan pilkada di desa-desa. Jangan sampai terjadi klaster baru pada pilkada. Mari jaga kondusivitas kamtibmas dan wujudkan pilkada sehat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” di akhir arahannya.(dan)

Related posts

Joman Sidoarjo Minta Ganti Rugi Bangunan Lumpur segera Direalisasikan

Rizki

Khofifah Akhiri Roadshow Sertijab Kepala Daerah di Lumajang

Rizki

Sosialisasikan Bahaya Sistim Khilafah yang Rentan Pecah Belah Keutuhan NKRI

neodemokrasi