
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – PT Pelabuhan Indonesia III berupaya menekan peredaran narkoba di perusahaan itu dengan secara berkala. Di antaranya melakukan pemeriksaan acak kepada pegawai di seluruh wilayah kerja di tujuh provinsi di Indonesia. Hal ini sebagai upaya mendukung pemerintah dalam memberantas narkotika.
Direktur Utama Pelindo III Boy Robyanto, Minggu (4/4), menegaskan, bebas narkoba merupakan syarat bagi setiap orang yang mendaftar menjadi pegawai Pelindo III.
“Kami senantiasa terbuka dan mendukung hal-hal positif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat. Bagi kami narkotika adalah musuh bangsa yang harus diperangi secara bersama-sama,” kata Boy dalam siaran persnya.
Sebelumnya, Boy mengaku telah menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Kantor Pusat Pelindo III, Surabaya, Kamis (1/4) lalu.
Kepala BNN Komjen (Pol) Petrus Reinhard Golose mengatakan, Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan memiliki potensi besar mendukung pemerintah dalam upaya menekan penyebaran narkotika dari luar negeri ke Indonesia.
“Kami tahu bahwa negara kita adalah negara maritim dan jalur laut sebagai keluar masuknya barang dari luar negeri. Hal ini selalu dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba untuk memasukkan barang terlarang-nya tersebut ke Indonesia,” katanya menjelaskan.(dan)
