
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Apes dialami oleh pengujung sebuah rumah makan di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng, Surabaya. Sholihul Hadi (45), warga Surabaya yang berprofesi sebagai jurnalis televisi kehilangan tas kerja saat sedang salat di musala rumah makan tersebut, Senin (16/3), pukul 17.50 WIB.
Hilangnya tas yang berisi STNK motor, KTP, dan kartu ID Card RTV, saat Hadi mengukuti buka bersama puasa bersama kelompok kerja Pemerintah Provinsi Jatim.
“Jadi waktu itu bukber dengan para teman-teman media. Saat berbuka puasa saya minum dulu. Kemudian saya Salat Magrib di musala restoran, karena takut tas saya hilang sehingga saya bawa ke musala. Selesai salat termyata tas saya hilang tidak jauh dari tempat saya salat,” ceritanya, Selasa (17/3).
Hadi mencoba untuk bertemu dengan penangung jawab rumah makan tersebut. Salah satu supervisor tidak di tempat sehingga para karyawan lainnya tidak bisa berbuat banyak atas hilangnya tas milik Hadi.
“saya sudah berupaya untuk melaporkan ke pihak restoran. Namun mereka cuek kurang menangapi atas hilangnya tas saya. Juga CCTV di sekiar restoran ternyata tidak aktif semua, heran saya,” tambah Hadi.
Hadi memutuskan melaporkan ke Polsek Genteng dengan laporan polisi bernomor SLTL -BS/22/III/2026/SPKT Polsek Genteng / Restabes Surabaya/ Polda Jatim. Laporan yang diterima pada Senin (16/3) pukul 20.00 WIB berisikan kehilangan beberapa barang berharga milik pelapor.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng AKP Vian Wijaya membenarkan adanya laporan kehilangan yang dialami oleh reporter media televisi. “Telah dilaporkan oleh si korban, kami sudah mendatangi tempat dan benar CCTV tidak aktif. Kita sudah mencari pihak yang bertangung jawab di tempat tersebut namun saat itu tidak ada,” ujar Vian Wijaya, Selasa (17/3).(dan)
