
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Selama dua hari Polsek Tambaksari dibuat kebingungan atas kejadian pembobolan di dua perusahaan yang berbeda tempat. Pada kejadian pertama pada Sabtu (8/11) malam, sebuah toko modern yang berada di Jalan Kenjeran No. 248 telah dibobol pelaku.
Selama pembobolan itu kerugian yang dialami oleh toko modern itu hanya beberapa slop rokok dan uang Rp 50’ribu. Dalam aksi pembobolan Jalan Kenjeran itu berhasil terekam CCTV. Pelaku masuk ke dalam gedung melalui plafon belakang toko yang berimpitan dengan gedung rumah warga.
Selama aksi terjadi, pelaku berhasil terekam CCTV dengan ciri-ciri tinggi sekitar 165 cm, perawakan agak kurus, mengunakan topi, dan penutup wajah. Dan ciri-ciri yang menonjol, pelaku mempunyai tato penuh yang berada di tangan kanan dan kiri.
Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, saat ditemui Senin (10/11) siang. “Benar dari pembobolan Alfamart itu kami menemukan beberapa ciri pelaku yang menonjol. Juga mencari akses sebelum pelaku masuk ke gedung belakang Alfamart. Karena belakang Alfamart itu tembok bangunan rumah, apakah indikasi orang situ atau bukan,” ujarnya.
Setelah aksi pembobolan toko modern, ternyata pada Minggu (9/11) pukul 23.55 WIB, terjadi aksi pembobolan yang titik yang tidak jauh dari kejadian sebelumnya. Pembobolan kedua berada di Jalan Kenjeran No.185-187, sebuah gudang PT Nisson Indonesia.
Dari aksi pembobolan di PT Nisson Indonesia, juga terdeteksi dan terekam CCTV di lokasi. Ciri ciri pelaku sama dengan aksi pertama. “Iya benar ada kejadian pembobolan lagi. Jarak dengan kejadian pertama hanya berjarak 180 meter dari kejadian pembobolan terbaru. Ini yang membuat saya harus ekstra mengejar pelaku,” tambah Sukram.
Dari aksi kedua pembobolan di PT. Nisson Indonesia, pelaku mempunyai ciri tinggi dan topi serta penutup wajah dan tato sama dengan pelaku toko modern. Pelaku berhasil mengondol laptop yang berada di ruang kantor gudang .
“Ini pelaku pembobolan yang kedua ciri-cirinya sama. Dalam melakukan aksinya kelihatan pelaku menguasai tempat yang akan dijarahnya. Akan kita lakukan pengejaran kepada satu pelaku yang telah berhasil membobol di beberapa TKP,” tutup Sukram.(dan)
