
Kediri. NEO DEMOKRASI. COM. Reses titik pertama anggota Komisi D ( Kesra/ Pembangunan/Infrastruktur) DPRD Jatim, Khusnul Arif S. Sos digelar di Gedung Serba Guna Balai Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri yang berlokasi di Jl. Joyokusumo, Kebon. Agung, Wonojoyo, Senin ( 9/02/2025). Politisi NasDem ini berangkat dari Dapil Jatim VIII meliputi kota dan kabupaten Kediri. Berlatar belakang pengusaha sukses sebagai distributor obat herbal, bidang media dan lain-lain.
Khusnul Arif S. Sos hadir didampingi anggota DPRD Kabupaten Kediri dari NasDem, , Alfian Ikhwanul Rizkia yang juga sekretaris Komisi A PS Kabupaten Kediri dan Kades Wonojoyo, Dwi May Susanto. Turut hadir Kapolsek Wonojoyo, Yulianto, dan Babinsa.
“Reses warga Wonojoyo ini rencananya untuk dibawa dan dibahas di DPRD Jatim, Terima kasih Pak Khusnul dan Pak Alfian yang sering membantu pemerintahan desa baik pembangunan jalan usaha tani, plengsengan maupun bantuan sosial kepada warga Wonojoyo’. Dana desa mengalami pengurangan sangat besar dari 1,4 miliar, sekarang tinggal dana desa 374 ribu.K arena kondisi dana desa ini, kami mohon maaf yang hadir karena pembangunan jalan belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Terutamai di wilayah Kebon Agung dan di RT 2.” kata Kades Dwi May Susanto.
“Terima kasih warga masyarakat Wonojoyo membersamai saya selama pencalonan saya tahun 2019 hingga pada 2024 berkas bantuan bapak sekalian saya bisa meraup suara 1,4 suara. Perlu kami sampaikan bahwa kami ada fasilitas ambulan yang bisa dimanfaatkan secara Gratis. Saya duduk sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, jadi apa yang ingin diusulkan terutama soal insfrastruktur di lingkungan bapak sekalian, silahkan disampaikan ” ujar politisi NasDem ini saat membuka acara reses.
“Mitra kerja komisi D ada Bapeda, DPU BIna Marga, Dinas Lingkungan Hidup, DPU Sumber Daya Air, Dinas ESDM, Biro Administrasi Pembangunan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, DPU Cipta Karya, dan Dinas Perhubungan. Kami berharap ada yang bisa kami bawa ke DPRD Provinsi Jatim. Yang bisa kami bersamai pokok pokok pikiran, usulan dilingkungan njenengan monggo disampaikan”, tambah Khusnul Arif S. Sos.
Dihadiri sekitar 230 warga masyarakat desa Wonojoyo yang mayoritas laki laki yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai petani, peternak, pedagang, pelaku UMKM , guru, seluruh perangkat desa Wonojoyo dan tokoh masyarakat Wonojoyo Kesemuanya antusias mengikuti acara reses sejak awal hingga akhir.
Hartono warga RT 3, RT 2 Kebon Agung mengusulkan perbaikan akses jalur pertanian Mbogen Kebon Agung
“Jalanya rusak minta dibangun apalagi menjelang lebaran Idul Fitri. ” katanya.
Sementara Didik Prasetya, jalan raya stopan Wonojoyo ada lubang besar minta segera diperbaiki. Juga kondisi musholla Al Amin yang pafingnya sudah ada dari bantuan lain. .
Lain lagi Joko Sutrisno yang mengusulkan adanya TPS,t karena tempat pembuangan sampah terletak di belakang rumahnya. Beliau meminta diberi TPS khusus untuk warga Wonojoyo.
“Terkait insfrastruktur apalagi di musim hujan memang agak berat. Sejauh ini sudah saya usulkan dan disetujui. Sudah kita anggarkan masuk PK desa untuk usaha tani yang pelaksanaannya nantinya akan banyak melibatkan warga desa. Akan jadi pokok pikiran untuk direalisasikan 2027. Untuk TPS 3R, memang dalam proses mencari lokasi yang tepat. Kebetulan dari kami ada bantuan berupa mesin pencacah sampah, juga kendaraann roda tiga untuk mengangkut sampah. Kami berusaha mengfasilitasi TPS yang non pertanian, semoga segera ada di desa Wonojoyo untuk TPS,” jelas kata Khusnul.
Sementara itu salah satu warga Wonojoyo mengusulkan bahwa Wonojoyo memiliki SDA potenssial untuk dikembangkan menjadi daerah wisata, Serta Makam Mbak Doro yang bisa dijadikan wisata religi.
Menyikapi hal ini, politisi NasDem, Khusnul Arif S. Sos yang dikenal pemerhati seni dan budaya dengan mendirikan Dewan Kesenian Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa potensi Wonojoyo memang luar biasa, mulai wisata alam. Maupun religi ada beberapa titik sumber yang bersambung dengan i aliran sungai Kali Brantas yang perlu dinormalisasi oleh Dinas Pengairan. Pemprov fokus perbaikannya irigasi untuk menopang ribuan hektar sawah. ( nora)
